Breaking News:

Kabar Surabaya

6 Fakta Mayat Pria di Watu Ondo Kota Batu, Penculik Pakai Mobil Suzuki Ertiga, Korban Orang Malang

6 Fakta Penculikan Maut Kawanan Bermobil Ertiga, 2 Hari Hilang Warga Malang Ditemukan Tewas di Batu

Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
Kolase Tribunnews dan Instagram @maynuria
6 Fakta Penculikan Maut Kawanan Bermobil Ertiga, 2 Hari Hilang Warga Malang Ditemukan Tewas di Batu 

Polisi mengungkap detail luka di mayat pria yang ditemukan di Sungai Watu Ondo, Kota Batu, Rabu (16/10/2019).

Mayat pria itu adalah Bangkit Maknutu Dunirat (32).

Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama menduga Bangkit menjadi korban pemubunuhan.

Sesuai hasil dari autopsi jenazah, ada sejumlah luka-luka di kepala Bangkit.

“Dugaan awal berdasar hasil autopsi, ada indikasi kekerasan fisik di tubuh korban. Kemungkinan memang seperti itu (pembunuhan, red).”

“Selebihnya hasil dari penyelidikan akan dijelaskan Polrestabes Surabaya termasuk motifnya,” ujar Harvi kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (17/10/2019).

Saat jenazah korban ditemukan, ada luka robek di dahi atas sebelah kiri. Dua mata korban juga terlihat lebam.

Tangan korban terikat di depan. Saat ditemukan, jenazah dalam posisi telungkup.

Ada pendarahan di selaput otak. Dugaan sementara pendarahan di selaput otak itulah yang menyebabkan korban meninggal.

Setelah penemuan mayat itu, Harvi mengimbau masyarakat melapor ke polisi jika ada keluarganya yang hilang.

Ternyata ada laporan kehilangan anggota keluarga di Polrestabes Surabaya.

“Hasil koordinasi dengan Polrestabes Surabaya, ada laporan kehilangan orang pada 15 Oktober 2019 atau sehari sebelum penemuan jenazah.”

“Kami langsung kirim tim ke Polrestabes, dan bertemu dengan keluarga korban, yakni  ibu mertua dan istri korban yang mengandung tujuh bulan,” kata Harvi.

6. Identitas Korban Penculikan

Berdasar ciri-ciri fisik, memang identifikasi jenazah mirip dengan laporan kehilangan.

Kemudian keluarga korban diajak ke RS Bhayangkara Hasta Brata untuk mencocokan mayat tersebut.

“Ternyata korban adalah suami pelapor. Berdasar pemeriksaan sidik jari juga cocok,” imbuh Harvi.

Harvi mengatakan laporan itu masuk ke Polrestabes Surabaya karena saat itu Bangkit sedang mengikuti training sales di Kantor Pusat UMC Suzuki A Yani Kota Surabaya.

Bangkit merupakan karyawan dari UMC Suzuki Cabang Batu yang kantornya di Dau, Kabupaten Malang.

“Korban bekerja di UMC Suzuki Cabang Batu. Saat kami temukan, tidak ada identitas sama sekali yang melekat pada jenazah.”

“Saat ini Polrestabes Surabaya tengah melakukan upaya penyelidikan untuk menemukan pelaku.”

“Kami hanya menyampaikan temuan korban dan identitasnya,” ujar Harvi.

Di tempat terpisah, Admin UMC Suzuki Cabang Batu, Radityo saat dikonfirmasi menceritakan bahwa Bangkit baru bekerja sejak September 2019.

Bangkit mengikuti training sales di Surabaya yang dijadwalkan selama tiga hari, yakni 14 hingga 16 Oktober 2019.

Tyo juga cerita kalau Bangkit sempat mengadakan selamat pitonan anaknya pada Jumat 11 Oktober 2019.

Tyo mengatakan kalau istri korban tengah hamil anak pertama. Usia kehamilannya menginjak tujuh bulan.

“Ada training seles untuk pendidikan sales baru. Programnya mulai Senin kemarin sampai Rabu,” ungkap Tyo.

Sejauh yang diketahui Tyo, Bangkit sudah hilang sejak Senin atau hari pertama pelatihan.

Katanya Tyo, ada yang menculik Bangkit. Lokasi kejadian di depan UMC Suzuki A Yani Surabaya.

“Jadi informasinya kejadian hilangnya Senin. Saat itu training selesai siang menjelang.”

“Kami dengar Mas Bangkit tidak ada kabar mulai Selasa. Kami kontak tidak kabar,” ujar Tyo.

Nomornya sempat bisa dihubungi, namun Bangkit tidak mengangkat telepon.

Setelah itu, tidak ada yang bisa menghubungi Bangkit sama sekali. Bangkit akhirnya tidak mengikuti pelatihan di hari kedua.

“Pada Selasa malam, Kepala Pimpinan Cabang dan kelaurga melapor ke Polrestabes Surabaya.”

“Kami tidak tahu motifnya apa. Ini kami juga menunggu keterangan resmi dari kepolisian,” ujar Tyo.

Tyo mendengar informasi yang beredar kalau pelaku adalah pasangan suami istri yang menyewa sejumlah preman.

Tyo juga bercerita adanya tangkapan video ketika Bangkit diculik di Surabaya.

Selama sebulan bekerja di UMC Suzuki Cabang Batu, menurut Tyo kinerja Bangkit baik-baik saja.

Tidak ada persolan selama Bangkit bekerja. Bangkit juga tidak pernah cerita apapun kepada Tyo.

“Semuanya berjalan wajar-wajar saja,” terangnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved