Jumat, 17 April 2026

Beredar Video Pengakuan Pemuda yang Merekam Kucing Dicekoki Miras, Sebut Beri Air Kelapa

Beredar Video Pengakuan Pemuda yang Merekam Kucing Dicekoki Miras, Sebut Beri Air Kelapa

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi | Editor: Adrianus Adhi
YouTube Azzam Cancel
Beredar Video Pengakuan Pemuda yang Merekam Kucing Dicekoki Miras, Sebut Beri Air Kelapa 

SURYAMALANG.COM - Pemuda perekam video viral kucing diduga dicekoki miras, Azzam akhirnya angkat bicara melalui unggahan video di YouTube.

Pemuda bernama Azzam tersebut mengaku dirinya tidak memberikan miras kepada kucing, melainkan hanya memberikan air kelapa.

Air kelapa tersebut digunakannya untuk menyelamatkan si kucing lantaran keracunan setelah memangsa tikus.

Azzam memberikan klarifikasi terkait videonya tentang kucing dicekoki miras ditemani dua temannya.
Azzam memberikan klarifikasi terkait videonya tentang kucing dicekoki miras ditemani dua temannya. (YouTube/Azzam Cancel)

Pengakuan pria yang terlibat dalam video pencekokan kucing tersebut diunggah melalui kanal YouTube bernama Azzam Cancel pada Kamis (17/10/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam video tersebut, pemuda bernama Azzam mengatakan jika ia tidak mencekoki kucing dengan miras, melainkan menolongnya.

Diakui Azzam jika air yang diminumkan ke kucing adalah air kelapa.

Sementara itu, Azzam melanjutkan jika kucing yang ada dalam video sebelumnya keracunan setelah memangsa tikus yang terjebak.

Kucing berjenis anggora tersebut kejang-kejang setelah memangsa tikus yang sebelumnya memakan jebakan yang dipasang tetangganya.

Saat video itu direkam, Azzam mengaku tengah bersama temannya, Karmin.

Karmin lah yang mengatakan jika kucing anggora tersebut keracunan.

"Kucingnya ini, katanya Karmin, itu keracunan. Habis makan tikus, tikusnya itu ternyata habis keracunan makan jebakan dari tetangga."

"Jadi ada racunnya ada dalam kucing," jelasnya.

z
Azzam memberikan klarifikasi terkait videonya tentang kucing dicekoki miras ditemani dua temannya. (YouTube/Azzam Cancel)

Melihat kondisi kucing yang kejang-kejang karena keracunan, Azzam pun mengaku berniat menolong si kucing.

Terkait unggahannya yang menyebutkan ciu (sejenis miras), Azzam mengaku hanya memberi keterangan yang tak sesuai dengan cerita sebenarnya.

Ia mengungkapkan dirinya hanya ingin memberi caption (keterangan) yang berbeda dari kenyataan.

"Karena memang aku nulisnya ciu. Jadi aku melihat realitas itu pingin suatu caption yang sangat bertolak belakang dengan realitas," terang dia.

"Untuk mengetes, gimana respons netizen. Apakah dia langsung percaya dengan caption yang tidak masuk akal sebetulnya kalau dilogika," imbuhnya.

kemudian, pria yang berada di sebelah kanan Azzam pun menimpali jika efek ciu dan racun berbeda jika masuk ke tubuh.

Azzam kemudian menyetujui perkataan temannya tersebut dan menjelaskan apa perbedaan orang mabuk dan keracunan.

"Sama deh, orang keracunan sama orang mabuk 'kan beda. Kalau orang mabuk 'kan gini (menirukan orang mabuk), tapi kalo keracunan 'kan gemetar gitu 'kan," tutur Azzam.

"Nggak mungkin juga kita ngasih ciu ke kucing anggora. Pertama, kucing anggora itu mahal, kita orang miskin. 'Kan kaya gitu," tandasnya.

Lebih lanjut, Azzam mempertegas jika memang caption foto yang ditulisnya tidak masuk akal.

Ia juga mengungkapkan alasan mengapa video klarifikasi di YouTube.

Pria di sebelah kiri Azzam, mengatakan sebelumnya video Instagram Story milik Azzam tiba-tiba hilang sebelum kurun waktu 24 jam.

Atas dasar itu, Azzam dan teman-temannya memilih mengunggah video klarifikasi ke YouTube agar tidak terjadi hal serupa.

Azzam juga menuturkan saat menolong kucing keracunan itu, dirinya hanya merekam saja.

Tonton video klarifikasi Azzam berikut ini:

Kronologi Kucing Diduga Dicekoki Miras

Beredar video viral kucing dicekoki miras oleh sekelompok pemuda.

Dalam video viral tersebut, kucing malang tersebut terlihat bergetar diduga akibat dicekoki miras.

Video viral kucing dicekoki miras ini pun berujung pada laporan polisi.

Berikut kronologi peristiwanya berdasarkan informasi yang dihimpun oleh SURYAMALANG.

1. Beredar di Instagram

Viral di media sosial Twitter sebuah video memperlihatkan seekor kucing dicekoki ciu alias minuman keras (miras) hingga kejang-kejang dan akhirnya mati.

Video tersebut diketahui direkam dan diunggah ke Instagram Story sebuah akun bernama @azzam_cancel.

Total, @azzam_cancel mengunggah sebanyak enam video yang memperlihatkan seekor kucing tersiksa karena dicekoki miras.

2. Sang Kucing Terkapar

Dalam video tersebut, terlihat seekor kucing ras berwarna abu-abu putih terkapar sementara bulunya basah kuyup.

Tubuh si kucing tampak bergetar, sementara seseorang masih terus memaksanya meminum cairan yang diduga miras.

Unggahan @azzam_cancel mencekoki seekor kucing dengan miras. (Capture @azzam_cancel via Twitter @jmesbryant)

"Percobaan ciu terhadap kucing anggora," tulis @azzam_cancel.

3. Sang Penyiksa Melanjutkan Tindakannya

Tak berhenti sampai disitu, @azzam_cancel juga mengunggah Instagram Story dua jam setelah kucing malang tersebut dipaksa minum miras.

Ia menyebut tubuh si kucing bergetar setelah dua jam empedunya bekerja keras mengeluarkan racun.

Unggahan @azzam_cancel mencekoki seekor kucing dengan miras. (Capture @azzam_cancel via Twitter @jmesbryant)

"Setelah dua jam empedu bekerja keras mengeluarkan racun. Membuat tubuh si anggota bergetar."

Secara detail, @azzam_cancel menuliskan penilaiannya mengenai dampak miras terhadap si kucing.

Menurutnya, sebanyak 50% miras telah mengalir dalam darah si kucing sehingga menyebabkan sebagian saraf di otak rusak.

Unggahan @azzam_cancel mencekoki seekor kucing dengan miras. (Capture @azzam_cancel via Twitter @jmesbryant)

"50% ciu bekonang sudah masuk dalam darah. Merusak sebagian sistem saraf dalam otak.

Otak tidak mampu memberikan instruksi kepada organ tubuh, sehingga pandangan kabur dan kesadaran mengurang."

Parahnya, kucing malang tersebut kembali dipaksa meminum miras saat kondisinya sekarat.

Alih-alih menghentikan aksinya, @azzam_cancel justru terus merekam detik-detik kucing tersebut mati.

Ia bahkan tidak merasa bersalah, menyampaikan ucapan terima kasih pada si kucing karena telah membantunya membuat konten Instagram Story.

"Terima kasih. Karenamu aku dapat membuat status ini."

Di video terakhirnya, @azzam_cancel mendoakan kucing yang telah mati itu.

Ia mengatakan semoga si kucing tidak tenang.

@azzam_cancel juga mempersilakan si kucing jika merasa dendam kepadanya.

4. Video Menjadi Viral

Video milik @azzam_cancel tersebut kemudian diunggah ulang oleh pengguna Twitter bernama @jmesbryant pada Kamis (17/10/2019) dan menjadi viral.

Pengguna Twitter bernama @jmesbryant mengunggah video Instagram Story @azzam_cancel yang mencekoki kucing dengan miras. (Capture Twitter @jmesbryant)

@jmesbryant menuliskan ia meminta bantuan untuk memviralkan video tersebut agar pelaku ditangkap.

5. Reaksi Animal Defender

Berdasarkan penelusuran Tribunnews (grup SURYAMALANG), pemilik Animal Defender, Doni Herdaru Tona, juga menanggapi aksi kejam @azzam_cancel terhadap kucing ras malang itu.

Doni mengatakan pihaknya tidak akan memaafkan ataupun mau berdamai dengan pelaku yang diduga merupakan seorang mahasiswa di Yogyakarta.

"Jatuh talak 3 : Kami tidak akan mengampuni dan berdamai dalam kasus ini.

Yang bersangkutan silakan siapkan pengacara.

Kita bertempur sampai titik darah penghabisan.
Jahanam ini harus merasakan bui.

Mark my words.

Seorang (diduga) mahasiswa di Jogja, yang memuja dialektika2 kekirian yang pastinya proletariat atau bahkan marhaenis, yang sangat kerakyatan, mampu sesadis ini pada hewan tak berdaya.

Kita bertemu segera, kisanak," tulis Doni, Kamis.

6. Laporan Polisi

Di unggahan selanjutnya, Doni membeberkan agenda terkait kasus @azzam_cancel ini.

Doni menuliskan timnya akan berangkat menuju Yogyakarta pada Kamis malam nanti sekitar pukul 20.30 WIB.

Kemudian akan menuju Polda DIY pada Jumat (18/10/2019) besok untuk melaporkan @azzam_cancel.

"Agenda terkait kasus Azzam :⁣

1. Gue masih harus ke RS sore ini antar Momoth check up dan lepas jahitan di kaki. ⁣

2. Tim direncanakan berangkat ke Jogja jam 20.30, tiba di Jogja sekitar jam 04.00 WIB. ⁣

3. Tim akan ke Polda DIY hari Jumat pagi jam 09.00⁣

4. Selesai urusan jogja, tim meluncur ke Malang untuk kopdar dengan @pkdi_malang hari jumat sore/malam, dan jadi nasum Seminar di Unbraw Sabtu pagi. ⁣

5. Tim berangkat pulang ke Jakarta Sabtu malam/Minggu pagi. ⁣

6. Flight yang disediakan panitia Unbraw akan dibatalkan, semoga masih ada refund barang sedikit, untuk dikonversi menjadi bensin + tol kendaraan kami. ⁣

7. Kami akan bawa merchandise untuk membiayai perjalanan modal nekat pelaporan polisi atas kasus Azzam. Akan kami gelar sebisanya di Jogja dan Malang. ⁣

8. Kawan2 yang mau bersama2 ke Polda atau berembug sebelum pelaporan, kami persilakan. Selalu terbuka untuk siapa saja. ⁣

9. Pelaporan oleh siapa saja boleh, makin banyak yang lapor, akan membuat perhatian. Walau, tindak pidana tidak bisa dihukum dua kali. Artinya, cuma bisa dihukum sekali saja. Gak bisa dobel2 pelaporan. ⁣

10. Yang Maha Pengasih dan Penyayang serta Maha Pengampun, itu adalah Tuhan. Gue dan kawan2 bukan Tuhan, jadi jangan minta ampun dan kasih sayang pada kami ya Azzam. Kami hanya manusia lemah berlumur amarah. Minta maaflah ke kucingnya, kami akan ampuni. Asal kucingnya bisa jawab "iya" pake bahasa Indonesia jelas. Dan minta maaflah ke Sang Pencipta. Kalo mau ketemu langsung sama pencipta guna minta maaf, kita bisa bantu atur secepatnya. ⁣

Jemmy, bersama kami selalu dalam perjuangan ini. We miss you a lot, brother."

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved