Universitas Negeri Malang

Ilham Akbar Habibie ke Kota Malang, Nyatakan Siap Jadi Menristek dan Sudah Punya Konsep

Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA ke Kampus Universitas Negeri Malang (UM), Nyatakan Siap Jadi Menristek dan Sudah Punya Konsep

hayu yudha prabowo
Dr Ing Ilham Akbar Habibie bersama Rektor Universitas Negeri Malang (UM) dan empat wakil rektor di puncak Dies Natalis ke 65 dan Lustrum ke XIII UM, Kamis (17/10/2019) di Graca Cakrawala. 

Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA ke Kampus Universitas Negeri Malang (UM), Nyatakan Siap Jadi Menristek dan Sudah Punya Konsep

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA, Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional digadang-gadang jadi Menristekdikti dalam kabinet Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

Namun Ilham kepada wartawan usai mengisi orasi ilmiah di acara puncak Dies Natalis Universitas Negeri Malang (UM) ke 65 dan Lustrum ke XIII nampak santai menanggapi itu, Kamis (17/10/2019).

"Insyaallah. Aamiin. Tapi belum ada komunikasi apa-apa," jawab Ilham saat di Graha Cakrawala UM.

Jika dipilih, ia menyatkan siap. "Tapi keputusan kan pada beliau (presiden)," katanya.

Sementara pelantikan Jokowi dan Ma'ruf Amin akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019 di Jakarta.

Ditanya bagaimana konsep yang dibawanya jika jadi menteri, Ilham mengaku sudah punya. "Ya nanti saya sampaikan kalau jadi. Kalau sekarang akan menyesatkan, hahaha," komentarnya.

Dikatakan, secara umum ia melihat perguruan tinggi (PT) di Indonesia sudah ada perbaikan. Sudah ada yang masuk 500 top dunia. "Kenapa tidak ada yang masuk 100 top dunia? Kan boleh bermimpi," jawabnya.

Menurut dia, paling banyak yang masuk PT di top 500 dunia adalah di Inggris dan Amerika serta China.

Mengapa demikian?

"Saya kurang tahu. Itu bukan kapasitas saya menjawabnya," jelas putra pasangan almarhum BJ Habibie-Ainun ini.

Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA, Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional, putra mendiang mantan Presiden BJ Habibie.
Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA, Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional, putra mendiang mantan Presiden BJ Habibie. (hayu yudha prabowo)

Sementara itu Rektor UM Prof Dr AH Rofiudin MPd saat di acara itu berpidato dengan tema "Jaga Tradisi, Bernas Inovasi, Lambungkan Prestasi".

Dijelaskan, abad 21, PT Indonesia dituntut mempertajam kiprah dan kontribusinya untuk menimgkatkan daya saing bangsa. Maka peran UM sebagai LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan) di bidang pendidikan lewat empat hal yaitu penelitian dan pengembangan ilmu.

Serta di bidang pengabdian masyarakat dan penguatan tata kelola kelembagaan. Contoh nyata capaian kinerja UM seperti pemberlakuan kurikulum 2018 yang diharapkan bisa membekali mahasiswa dengan kemampuan dan keterampilan. Sedang di bidang SDM akan meningkatkan kapasitas dosennya.

"Sampai September 2019, jumlah dosen UM mencapai 1072," jelas Rofi'uddin. Dosen PNS sebanyak 939 dan dosen non PNS ada 133. Sebanyak 63,9 persen menyelesaikan jenjang S2 dan 36,1 persen sudah S3. Pada 2020, dengan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) akan mengalokasi 50:50 dosen kuliah S3 di PT dalam negeri dan luar negeri.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved