Kabar Lamongan

Jaksa Tahan Bendahara KPU Lamongan Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2015

Jaksa Tahan Bendahara KPU Lamongan Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2015 senilai Rp 1,1 Miliar.

Jaksa Tahan Bendahara KPU Lamongan Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2015
Hanif Manshuri
TERSANGKA KORUPSI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan menahan Irwan, bendahara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan yang menjadi tersangka dugaan penyelewengan dana hibah Pilkada 2015, sehari setelah ditetapkan sebagai tersangka, Kamis (17/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan menahan Irwan, bendahara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan yang menjadi tersangka dugaan penyelewengan dana hibah Pilkada 2015, sehari setelah ditetapkan sebagai tersangka, Kamis (17/10/2019).

Irwan tersangka korupsi dana hibah Pilkada 2015 sebesar Rp 1,1 miliar menjadi tahanan Kejari dan dititipkan di Lapas Kelas II B Lamongan jalan Soemargo.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Lamongan, Yugo Susandi menjelaskan, penahanan tersebut agar memudahkan proses hukum penyelesaian perkaranya efisien.

"Ada permohonan penangguhan penahan dari PH-nya, " kata Yugo, Kamis (17/10/2019).

Namun, penyidik mempunyai pertimbangan lain. Pertama, sesuai pasal 121 KUHP,  pihaknya ingin menyelesaikan perkara ini prosesnya lebih efisien, lebih cepat. "Makanya terhitung hari ini sudah dilakukan penahanan," kata Yugo.

Ditanya soal kemungkinan tersangka lain, Yugo menyebut tidak menutup kemungkinan.

"Untuk penentuan tersangka lain belum cukup alat buktinya. Tapi kemungkinan-kemungkinan itu nanti akan muncul pada fakta persidangan," katanya.

Usai pemeriksaan, tersangka Irwan digelandang menuju mobil tahanan Tipikor dengan menganakan rompi warna oranye.

Irwan tak memberikan komentar apapun pada awak media yang menyanggongnya sejak siang hingga petang tadi.

Irwan terlihat didampingi penasehat hukumnya, Nihrul Bahi Al-Haidar, saat menuruni tangga kantor Kejari menuju mobil tahanan dan langsung dibantarkan ke Lapas Lamongan di Jalan Soemargo.

Tersangka dijerat pasal 2, pasal 3, pasal 8 dan pasal 9 Undang-undang Tipikor dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

TERSANGKA KORUPSI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan menahan Irwan, bendahara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan yang menjadi tersangka dugaan penyelewengan dana hibah Pilkada 2015, sehari setelah ditetapkan sebagai tersangka, Kamis (17/10/2019).
TERSANGKA KORUPSI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan menahan Irwan, bendahara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan yang menjadi tersangka dugaan penyelewengan dana hibah Pilkada 2015, sehari setelah ditetapkan sebagai tersangka, Kamis (17/10/2019). (Hanif Manshuri)
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved