Kabar Surabaya

Komentar Ketum PBNU, KH Said Aqil Siradj Soal Kemenag Ambil Alih Kewenangan Sertifikasi Halal MUI

Kementerian Agama (Kemenag) telah mengambil alih pemberian sertifikat halal yang sebelumnya menjadi kewenangan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Komentar Ketum PBNU, KH Said Aqil Siradj Soal Kemenag Ambil Alih Kewenangan Sertifikasi Halal MUI
Tribun Manado
Halal 

Laporan Wartawan : Sofyan Arif Candra Sakti

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) telah mengambil alih pemberian sertifikat halal yang sebelumnya menjadi kewenangan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj menilai hal tersebut tidak menjadi masalah.

Hal yang penting adalah dalam pelaksanaannya Kemenag transparan dan kinerjanya dapat dipertanggungjawabkan.

“Yang penting transparan, dan bisa diaudit,” ucap Said Aqil kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (17/10/2019).

Lulusan Umm Al Qura, Mekkah ini menilai selama ini penerbitan sertifikat halal oleh MUI tidak pernah ada audit.

“Sebenarnya tidak boleh monopoli, mana lembaga yang sudah memenuhi syarat, boleh-boleh saja, mengeluarkan sertifikat halal, sebenarnya gitu kalau menurut saya, tapi ya keputusan pemerintah Kemenag,” ucapnya.

Seperti diketahui, Penerbitan sertifikat halal menjadi hak Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sesuai amanat UU 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).

BPJPH akan mengambil alih tugas Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika MUI (LPPOM-MUI), yang selama ini berwenang menerbitkan sertifikat halal.

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved