Malang Raya

Minarsih Gagal Kejar Pencopet HP-nya di Malang, Akhirnya Bisa Bertemu Usai Chat Lewat Facebook

Minarsih Gagal Kejar Pencopet HP-nya di Malang, Akhirnya Bisa Bertemu Usai Chat Lewat Facebook. Pelakunya: Aries Candra Pratama Tutur (27).

Minarsih Gagal Kejar Pencopet HP-nya di Malang, Akhirnya Bisa Bertemu Usai Chat Lewat Facebook
Ist
Handphone barang bukti hasil kejahatan. 

SURYAMALANG.COM, BULULAWANG - Minarsih, warga Jalan Muharto VB, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, gagal mengejar pencopet HP-nya tapi kemudian bisa bertemu usai chatting lewat Facebook. 

Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, mengatakan, awalnya Minarsih melihat karnaval di Desa Krebet Senggrong Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Minggu (6/10/2019) lalu.

 "Korban menyimpan HP di saku celana sebelah kanan. Tiba-tiba dari belakang terasa ada yang mengambil HP dan seketika itu juga, korban menoleh ke belakang. Dia curiga pada pemuda yang memakai masker dan penutup kepala," ujar AKP Ainun Djariyah, Minggu (20/10/2019).

Minarsih pun berusaha mengejarnya namun kehilangan jejak.

Selang beberapa hari kemudian, Minarsih iseng-iseng masuk grup jual beli di Facebook.

"Kemudian ada akun yang menawarkan HP seperti milik korban, setelah itu korban berusaha menghubungi untuk janji bertemu," imbuh mantan Kasat Binmas Polres Malang itu.

Selanjutnya, korban melapor ke petugas Polsek Bululawang. Begitu bertemu dan diyakini bahwa HP yang dijual adalah milik korban, petugas langsung menangkap penjual HP itu di rumahnya, Jumat (18/9/2019).

Penjual HP itu ternyata Aries Candra Pratama Tutur (27), warga Kelurahan Mergosono Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.  

Polisi pun menyita barang bukti HP Oppo F11 Pro dan HP Meizu M5. 

"Pengakuan tersangka, baru sekali mencuri namun kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut," ujar Ainun.

Selain menangkap Aries Candra Pratama Tutur, Unit Reskrim Polsek Bululawang juga menangkap Andika Bhakti Pratama, warga Jalan Kolonel Sugiono VII, Kelurahan Mergosono Kecamatan Kedungkandang, Sabtu (19/10/2019) malam.

Pria berusia 23 tahun itu ditangkap karena diduga sebagai penadah barang curian.

Andika dibekuk setelah petugas menangkap Aries. Dari tangan tersangka Andika ini, polisi menyita HP Oppo sebagai barang bukti. HP tersebut dibelinya dari tersangka Aries.

Akibat perbuatannya, Andika disangkakan pasal 480 KUHP tentang penadah hasil kejahatan.

"Tersangka Andika ini kami amankan di rumahnya. Ketika kami tangkap, dia tanpa melakukan perlawanan. Kami masih akan kembangkan kasusnya. Apakah memang sekali ini saja, atau sebelumnya sudah pernah membeli barang hasil kejahatan. Termasuk kami juga mendalami kasusnya untuk memburu pelaku lainnya," katanya.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved