Kabar Pamekasan

Penganiyaan kepada Satu Orang, Empat Pria di Pamekasan Dijebloskan ke Penjara

Polres Pamekasan, Madura akhirnya menetapkan empat tersangka pengeroyakan yang terjadi di Dusun Mayang, Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan

Penganiyaan kepada Satu Orang, Empat Pria di Pamekasan Dijebloskan ke Penjara
Humas Polres Pamekasan
Empat tersangka pengeroyokan diamankan di Mapolsek Tlanakan Polres Pamekasan, Madura. 

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Polres Pamekasan, Madura akhirnya menetapkan empat tersangka pengeroyakan yang terjadi di Dusun Mayang, Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, pada 9 Oktober 2019 lalu.

Keempat tersangka itu yakni; Anang (23), Halili (28), Amir (25), dan Sulaiman Fadli (29).

Ke empatnya merupakan warga Dusun Tinjang, Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo melalui Kassubag Humas Polres Pamekasan, Iptu Nining Dyah mengatakan, keempatnya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka karena telah melakukan tindak pidana penganiayaan kepada Kadarusman, Warga Dusun Mayang, Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

"Pada tanggal 17-18 Oktober 2019 kemarin, ke empat pelaku diperiksa. Setelah proses pemeriksaan, keempat pelaku itu memenuhi unsur sebagai tersangka," kata Iptu Nining Dyah kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (20/10/2019).

Iptu Nining Dyah juga membeberkan terkait kronologi kejadian penganiayaan tersebut, awalnya Anang (Terlapor) melakukan pemukulan kepada Subaidi yang merupakan teman Kadarusman (korban).

Kemudian korban mencoba melerainya, agar tidak melakukan pemukulan terhadap teman korban tersebut.

Namun terlapor malah memukul dan menganiaya korban secara bersama-sama dengan temannya, sampai korban mengalami luka robek pada bagian kepala depan.

Selain itu korban juga mengalami bengkak pada telinga kanan bagian belakang, bengkak pada kepala bagian atas, dan memar pada dada kanan.

"Dari kejadian penganiayaan itu korban melapor ke Polsek Tlanakan guna penyidikan lebih lanjut. Setelah kami tindak lanjuti, akhirnya kami menetapkan ke empatnya sebagai tersangka," ujarnya.

Lebih lanjut, Iptu Nining Dyah mengutarakan, ke empat tersangka itu dikenakan Pasal 170 ayat 2 angka 3 KUHP.

"Barang siapa dengan terang-terangan dan secara bersama-sama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan," tandasnya.

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved