Kabar Tulungagung

Polisi Otopsi dan Mengambil Sampel Organ dalam Kucing Anggora di Tulungagung yang Viral Dicekoki Ciu

Polisi Otopsi dan Mengambil Sampel Organ dalam Kucing Anggora di Tulungagung yang Viral Dicekoki Ciu

Polisi Otopsi dan Mengambil Sampel Organ dalam Kucing Anggora di Tulungagung yang Viral Dicekoki Ciu
IST
Unit Inafis Polres Tulungagung melakukan olah TKP di lokasi perekaman video dengan keterangan kucing yang dicekoki ciu. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Satreskrim Polres Tulungagung mengambil sampel organ dalam kucing anggora yang viral di media sosial saat diduga dicekoki miras jenis ciu.

Langkah ini sebagai tindak lanjut laporan dari para pecinta kucing, yang menduga Ahmad Azam (22), orang yang mengunggah video itu telah melakukan penyiksaan hewan.

Menurut Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, para pecinta kucing telah membuat laporan pada Jumat (18/10/2019).

Pihaknya melakukan otopsi terhadap bangkai kucing yang sudah digali sebelumnya, pada Sabtu (19/10/2019) malam.

“Sekitar 19.00 WIB telah dilakukan otopsi untuk mengambil sampel. Otopsi dilakukan di RSUD dr Iskak,” terang EG Pandia, Minggu (20/10/2019).

Otopsi dilakukan oleh seorang dokter hewan dari Universitas Airlangga Surabaya.

Sampel yang diambil antara lain isi lambung, hati, paru-paru, ginjal dan dinding lambung.

Selain bangkai kucing itu, otopsi juga dilakukan terhadap bangka tikus yang dimuntahkan kucing.

“Saksi kan bilang kucing itu makan tikus yang sudah kena racun. Otopsi akan membuktikan, apakah ada kecocokan kandungan zat dalam tikus dan kucing itu,” sambung EG Pandia.

Sampel selanjutnya diuji di laboratorium Universitas Airlangga Surabaya.

Halaman
1234
Penulis: David Yohanes
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved