Malang Raya

Dari 378 Desa di Kabupaten Malang, Baru 104 Desa yang Sudah Dapat Bantuan Jamban Gratis dari Pemkab

Dari 378 desa di Kabupaten Malang, baru 104 desa yang sudah mendapat bantuan jamban gratis dari Pemkab Malang untuk warga kurang mampu.

Dari 378 Desa di Kabupaten Malang, Baru 104 Desa yang Sudah Dapat Bantuan Jamban Gratis dari Pemkab
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Bupati Malang, Sanusi saat peluncuran Gerakan Serentak Bangun Jamban di Kantor Bupati Malang, Kepanjen, Senin (21/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Dari 378 desa di Kabupaten Malang, baru 104 desa yang sudah mendapat bantuan jamban gratis dari Pemkab Malang untuk warga kurang mampu.

Pemkab Malang meluncurkan Gerakan Serentak Bangun Jamban di Kantor Bupati Malang, Kepanjen, Senin (21/10/2019).

Bupati Malang, Muhammad Sanusi mengatakan pihaknya berkomitmen menciptakan sanitasi yang sehat.

Dari 378 desa di Kabupaten Malang, baru 104 desa yang sudah mendapat bantuan jamban gratis dari Pemkab Malang untuk warga kurang mampu.

“Buang air besar sembarangan termasuk penyebab adanya stunting yang mengakibatkan anak mudah diare, dan pencernaanya tidak bagus karena uang air besar sembarangan.”

“Dengan gerakan ini, kami berkomitmen Kabupate Malang bisa zero stunting pada tahun 2021,” ujar Sanusi kepada SURYAMALANG.COM.

Politisi PKB itu menambahkan ada 50 ribu KK di seluruh Kabupaten Malang yang jadi sasaran pemberian bantuan fasilitas jamban pada tahun 2020.

Setiap jamban butuh dana sekitar Rp 3,5 juta.

“Saya sudah koordinasi dengan Bappeda. Katanya, tinggal 50.000 KK (kepala keluarga) yang akan kami selesaikan pada tahun 2020 nanti.”

“Dananya dari APBD. Semoga ada dana dari CSR perusahaan untuk membantu.”

“Kami bangun jamban sesuai standar Kementrian PUPR. Saya target tuntas pada tahun 2020,” ujar pria yang pernah menjadi guru bahasa inggris itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat mengatakan pihaknya terlebih dahulu melakukan pendataan dan bersinergi dengan pemerintah desa untuk mengetahui warga desa yang butuh bantuan jamban.

“Kami bantu dengan bedah rumah plus-plus. Jadi kami bantu bedah rumahnya, sekaligus fasilitas jamban dan air bersihnya,” ujar Wahyu.

Wahyu menambahkan ada keunggulan yang dimiliki jamban yang diberikan oleh Pemkab Malang, di antaranya adalah garansi 5 tahun tanpa dilakukan pengurasan.

“Jamban atau septic tank ini sudah standar. Pemasangan lebih cepat dan menghemat biaya konstruksi. 5 tahun tidak akan dikuras. Kapasitasnya per rumah,” ujar Wahyu.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved