Kabar Surabaya

Hubert Henry Pemain Bass Grup Band Boomerang Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Penyalah-gunaan Ganja

Hubert Henry Pemain Bass Grup Band Boomerang Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Penyalah-gunaan Ganja

Hubert Henry Pemain Bass Grup Band Boomerang Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Penyalah-gunaan Ganja
Syamsul Arifin
Hubert Henry bassist grup band Boomerang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (21/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Surabaya, Ali Prakosa menuntut terdakwa Hubert Henry bassist grup band Boomerang dengan hukuman penjara selama dua tahun.

Tuntutan ini terkait dugaan Hubert Henry menyalah-gunakan ganja.

"Menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama dua tahun," kata JPU Ali saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin, (21/10/2019).

Terdakwa Henry dianggap melanggar Pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dia pun terlihat santai saat mendengarkan tuntutan tersebut.

Dibarengi penasehat hukumnya, Robert Mantinia, terdakwa Henry mengaku akan mengajukan nota pembelaan pada Kamis, (24/10/2019) mendatang.

"Untuk nota pembelaan kami sudah siap," ungkap Robert.

Diketahui, terdakwa Henry membeli dua paket narkotika jenis ganja kepada saksi Micahel Amos (berkas terpisah) dengan harga Rp 400 ribu.

Setelah itu, narkotika jenis ganja itu diserahkan oleh Michael Amos ke rumah terdakwa.

Namun, keesokan harinya petugas kepolisian dari Polrestabes Surabaya menangkap terdakwa saat tidur di rumahnya.

Dari penggeledahan ditemukan barang bukti berupa dua paket ganja dengan berat kotor 6,70 gram beserta satu kertas paper yang ditemukan di atas genteng rumah terdakwa Henry.

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved