Breaking News:

Malang Raya

35 Ribu Jiwa atau 40 Persen Penduduk Kota Malang Tergolong Miskin, Apa Upaya Wali Kota Sutiaji?

35 Ribu Jiwa atau 40 Persen Penduduk Kota Malang Tergolong Miskin, Apa Upaya Wali Kota Sutiaji?

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
edgar
Wali Kota Malang Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko dalam kegiatan Rakor Daerah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), di Balaikota Malang, Selasa (22/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Angka kemiskinan di Kota Malang mencapai 35 ribu jiwa atau 40 persen dari total penduduk yang lebih dari 900 ribu jiwa.

"Akurasi database harus diperjelas. Karena saat ini banyak tumpang tindih yang menjalankan program pengentasan kemiskinan," kata Wali Kota Malang Sutiaji usai rapat bersama Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), Selasa (22/10/2019).

Sutiaji menyampaikan, sebenarnya banyak dari OPD di lingkungan Pemkot Malang yang telah membantu dalam pengentasan kemiskinan.

Hanya saja, program tersebut tidak dijalankan secara maksimal.

Sehingga banyak bermunculan pengangguran terampil yang tidak menjadi pekerja.

"Banyak pelatihan, tapi setelah dilatih banyak menjadi pengangguran terampil. Ini yang harus dicari solusinya agar jadi pekerja," ucapnya.

Untuk itu, Sutiaji mendorong masyarakat yang telah memiliki skill dan jiwa enterpreneurship agar mendapatkan pekerjaan.

Apabila ada masyarakat yang belum memiliki skill bisa diarahkan kepada hal lain sesuai potensi yang mereka miliki.

Salah satu caranya ialah dengan diarahkan kepada perbankan dan OJK agar mendapatkan pembiayaan.

"Kami harap kehadiran laku pandai bisa ada di setiap RW. Sehingga kehadiran perbankan sampai ke bawah. Tapi ini otoritasnya OJK," ujarnya.

Pengentasan kemiskinan tidak hanya melalui sistem dan skala prioritas.

Pihaknya saat ini juga fokus untuk menangani rentenir (bank titil) yang ada di kampung-kampung.

Untuk itu, Sutiaji berharap, hal itu bisa meningkatkan ekonomi mikro menjadi ekonomi kecil agar tidak berjalan di tempat saja.

“Kami memiliki BPR Tugu Artha Sejahtera dan Baznas. Masyarakat bisa meminjam tanpa bunga. Bunganya nanti yang memberi Baznas,” tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved