Selir Raja Thailand Disebut Tak Hormati Raja hingga Ingin Rebut Kursi Permaisuri, Gelar Kini Dicopot

Selir Raja Thailand Disebut Tak Hormati Raja hingga Ingin Rebut Kursi Permaisuri, Gelar Kini Dicopot

Selir Raja Thailand Disebut Tak Hormati Raja hingga Ingin Rebut Kursi Permaisuri, Gelar Kini Dicopot
YouTube ProGressTH 789
Selir Raja Thailand Disebut Tak Hormati Raja hingga Ingin Rebut Kursi Permaisuri, Gelar Kini Dicopot 

SURYAMALANG.COM - Gelar selir raja Thailand kini sudah resmi dicopot dari Sineenat Wongvajirapakdi setelah terkena sejumlah skandal.

Sineenat Wongvajirapakdi atau Koi dianggap tak menghormati Raja Thailand, Raja Vajiralongkorn.

Selain itu, wanita 34 tahun itu juga dianggap tak setia dan ingin mendapatkan kedudukan setara permaisuri kerajaan.

Sineenat Wongvajirapakdi diberi gelar selir kerajaan atau Chao Khun Phra di hari ulang tahun Raja Vajilarangkorn yang ke-67 lalu.

Foto tanpa tanggal ini memperlihatkan selir Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, yakni Sineenat Bilaskalayani atau dikenal sebagai Sineenat Wongvajirapakdi.
Foto tanpa tanggal ini memperlihatkan selir Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, yakni Sineenat Bilaskalayani atau dikenal sebagai Sineenat Wongvajirapakdi. (HANDOUT/AFP)

Ia disebut sebagai selir pertama kerajaan dalam 100 tahun terkahir.

Melansir Kompas.com dalam artikel berjudul 'Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri' gelar selir telah resmi dicopot kerajaan.

Pencopotan gelar Sineenat ini dilandasi atas perilakunya yang dianggap "tak setia dan tak tahu berterima kasih pada Raja Thailand".

Sementara itu dikutip Royal Gazette via AFP Senin (21/10/2019), Sineenat diketahui menentang penunjukan Ratu Suthida sebagai permaisuri demi ambisi pribadi.

Aksi tersebut lantas dinilai sebagai bentuk tidak hormat dan tidak memahami tradisi kerajaan.

"Aksinya tidak menunjukkan penghormatan pada raja dan tidak memahami tradisi kerajaan," demikian keterangan yang dirilis istana.

Halaman
123
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved