Kabar Surabaya

5 Fakta Penangkapan Bos Karaoke oleh Polda Jatim, Anang Hermansyah & Adi Adria Tak Dapat Untung

5 Fakta Penangkapan Bos Karaoke oleh Polda Jatim, Anang Hermansyah & Adi Adria Tak Dapat Untung

5 Fakta Penangkapan Bos Karaoke oleh Polda Jatim, Anang Hermansyah & Adi Adria Tak Dapat Untung
Tribun Jateng/M Syofri Kurniawan & Surya Malang/ Luhur Pambudi
5 Fakta Penangkapan Bos Karaoke oleh Polda Jatim, Anang Hermansyah & Adi Adria Tak Dapat Untung 

SURYAMALANG.COM - Inilah lima fakta terkait penangkapan bos karaoke di Surabaya setelah dilaporkan melakukan tindakan ilegal.

Dalam hal ini dua musisi ternama, Anang Hermansyah dan Adi Adria atau Adi Kla Project turut hadir mengawal penegakan hukum kasus ini.

Keduanya hadir dalam pemaparan kasus penangkapan bos karaoke di Surabaya di depan Gedung Mahameru, Mapolda Jatim pada Selasa (22/10/2019).

Terkait hal tersebut, Adi Kla Project berharap masyarakat lebih memahami jika pekerja seni patut dihargai.

Berikut 5 fakta kasus penangkapan bos karaoke berdasarkan pemaparan pihak kepolisian.

1. Penggunaan Fonogram secara Ilegal

Penangkapan bos karaoke di Surabaya ini dilandasi adanya tindakan ilegal yang dilakukan yakni adanya dugaan penggunaan ciptaan komersil tanpa izin.

Hal tersebut berhasil diungkap oleh Ditreskrimus Polda Jatim.

Setelah berhasil ditangkap, pelaku diketahui berinisial IK, yang tak lain adalah pemilik rumah karaoke bersangkutan.

Kasubdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim Kompol Dodon P menuturkan, pihaknya melakukan penegakan hukum atas kasus tersebut berdasarkan laporan dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Halaman
1234
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved