Kabar Jombang

Kronologi Siswi SD di Jombang Diperkosa Kuli Bangunan 3 Kali Hingga Hamil, Si Ibu Belum Lapor Polisi

Kronologi Siswi SD di Jombang Diperkosa Kuli Bangunan 3 Kali Hingga Hamil, Si Ibu Belum Lapor Polisi

Penulis: Sutono | Editor: eko darmoko
YouTube GMA Network
Kronologi Siswi SD di Jombang Diperkosa Kuli Bangunan 3 Kali Hingga Hamil (ILUSTRASI) 

SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Seorang siswi SD di Jombang diperkosa kuli bangunan hingga hamil, tapi hingga berita ini diunggah, sang ibu belum melaporkan kejadian ini ke polisi.

Siswi SD atau anak di bawah umur itu sebut Kantil (13) warga Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, diduga menjadi korban pemerkosaan.

Kantil diduga diperkosa oleh Yanto, tukang bangunan, atau tetangga korban sendiri.

Akibat dugaan pemerkosaan itu, korban kini hamil usia empat bulan.

Korban juga terpaksa meninggalkan bangku sekolahnya, di Kelas 6 SD di Kecamatan Sumobito.

Gadis Perawan Dijual Rp 20 Juta, TKP Eksekusi di Hotel Kawasan Sentul City Bogor Diobok-obok Polisi

Pacaran Kelewat Batas Sampai Hamil, Pasangan Kekasih Ini Bunuh Bayinya di Magetan

Terkuaknya kasus ini setelah ibunda korban, inisial Spt (48) memeriksakan Kantil ke bidan desa, karena korban mengeluh tidak enak badan.

"Ternyata setelah diperiksa, ketahuan anak saya hamil. Saya tanya, dia mengaku diperkosa Yanto.

"Saya juga kaget, kok tega Yanto melakukan itu. Padahal kami bertetangga,” ucap Spt kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (23/10/2019).

Menurut ibunda korban, anaknya mengaku tiga kali diperkosa oleh Yanto.

Awal kejadian sekitar lima bulan lalu.

Pertama diperkosa, kata Spt, dilakukan Yanto setelah Kantil dipukul pada bagian belakang kepalanya, dan diseret ke dalam rumah pelaku.

"Saat itu kondisi rumah sedang sepi," kata Spt.

Kemudian yang kedua, sambung Spt, anaknya mengaku diperkosa setelah diancam Yanto akan dibunuh dan diusir dari tempat tinggalnya.

Korban takut diusir, karena korban bersama ibundanya memang menempati rumah di atas pekarangan mertua Yanto.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved