Kabar Pasuruan

Ngaku Pimpinan Perusahaan Media & Punya Utang Rp 60 Juta, Pria Ini Bisnis Barang Haram di Pasuruan

Anggota Polres Pasuruan menangkap pria berinisial AT (31), dan AR (42) yang diduga mengedarkan sabu-sabu di Pasuruan.

Ngaku Pimpinan Perusahaan Media & Punya Utang Rp 60 Juta, Pria Ini Bisnis Barang Haram di Pasuruan
SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
ID Card wartawan milik dua tersangka peredaran narkoba yang ditangkap anggota Polres Pasuruan. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN – Anggota Polres Pasuruan menangkap pria berinisial AT (31), dan AR (42) yang diduga mengedarkan sabu-sabu di Pasuruan.

Kepada polisi, dua pria ini mengaku sebagai wartawan di media Buser Bhayangkara 74 yang bertugas di Pasuruan dan sekitarnya.

AT merupakan pimpinan perusahaan media, dan AR merupakan wartawannya.

Dalam kasus ini polisi menyita 6,71 gram sabu-sabu.

Polisi menyita sabu-sabu dari dua tersangka yang hendak transaksi di Pandaan pada Senin (21/10/2019) malam.

“Saya terlilit utang Rp 60 juta,” kata AT kepada SURYAMALANG.COM di Polres Pasuruan, Selasa (22/10/2019).

menurutnya, utang Rp 60 juta itu harus diselesaikan dalam jangka waktu dekat.

“Begitu ada tawaran menjadi kurir sabu-sabu, saya tergiur. Saya baru sebulan menjadi perantara jual-beli sabu-sabu ini.”

“Dalam sebulan ini saya sudah mendapat uang Rp 6 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatnarkoba Polres Pasuruan, Iptu Sugeng Prayitno mengatakan dua tersangka ini merupakan jaringan lapas.

Dua tersangka ini mendapat pasokan sabu-sabu dari Lapas Medaeng di Sidoarjo.

“Mereka digerakkan dari balik lapas. Jadi, mereka hanya mengantar barang ke pemesan,” kata Sugeng.

Menurutnya, dua tersangka itu sama-sama mengaku sebagai wartawan.

Bahkan mereka memiliki Id Card wartawan.

“Dalam sebulan, mereka sudah enam kali mendapat pasokan narkoba dari Lapas, dan jumlahnya bervariasi,” terangnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved