Pemilik Persis Solo Kirim Tiga Tuntutan kepada PSSI dan PT LIB Pasca Ricuh dengan PSIM Yogyakarta

PERSIS SOLO meminta PSSI untuk menindak tegas pelaku kekerasan serta meminta agar tindak intimidasi kepada jurnalis tidak kembali terjadi.

Pemilik Persis Solo Kirim Tiga Tuntutan kepada PSSI dan PT LIB Pasca Ricuh dengan PSIM Yogyakarta
ndaru wijayanto
Pemilik Persis Solo, Vijaya Pitriyasa, saat mengikuti forum diskusi di Surabaya, Rabu (23/10/2019). 

PERSIS SOLO meminta PSSI untuk menindak tegas pelaku kekerasan serta meminta agar tindak intimidasi kepada jurnalis tidak kembali terjadi.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kericuhan laga antara PSIM Yogyakarta Vs Persis Solo di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (21/10/2019) lalu, berbuntut panjang.

Seperti diketahui pemain Persis Solo menjadi korban tendangan kungfu dari pemain PSIM, Achmad Hisyam Tolle, dan infonya official Persis juga mendapat luka.

Pemilik Persis Solo, Vijaya Pitriyasa, menyebut telah mengirimkan surat kepada PSSI dan operator kompetisi usai pemain dan official timnya menjadi korban kekerasan.

"Secara resmi kita sudah kirim surat ke PSSI dan PT. LIB. Bahwa kita menyayangkan kejadian kemarin, bahwa ada kerusuhan yang dipicu oleh perkelahian antar pemain," kata Vijaya, Rabu (23/10/2019).

Vijaya Pitriyasa menyebut ada tiga poin tuntutan tertuang dalam surat yang dikirimkan kepada PSSI dan operator kompetisi, beberapa waktu lalu.

Selain meminta PSSI untuk menindak tegas pelaku kekerasan, dalam surat itu juga meminta agar tindak intimidasi kepada jurnalis tidak kembali terjadi.

"Ada tiga poin, pertama minta ada jaminan pemain dan offical main di laga tandang, poin kedua kita minta agar tindakan pemain yang melakukan pemukulan diberikan hukuman setimpal dan wartawan diberikan hak dan info, jadi tidak boleh ada intimidasi," ungkapnya.

Vijaya menambahkan pasca kejadian asisten pelatih timnya mendapat luka di pelipis mata sebanyak tiga jahitan usai menerima pukulan dari official tim PSIM.

"Pemain tidak ada yang luka, tapi asisten pelatih kita robek disini (menujuk ke arah pelipis) tiga jahitan karena dipukul oleh official dri tim PSIM," tutupnya. Ndaru Wijayanto

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved