Pertumbuhan Layanan Keuangan Inklusi di OJK Malang Lampaui Nasional

Pertumbuhan Basic Saving Account (BSA) di wilayah OJK Malang juga lebih besar dari nasional yakni 34,72 persen.

Pertumbuhan Layanan Keuangan Inklusi di OJK Malang Lampaui Nasional
web
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pertumbuhan Layanan Keuangan Tanpa Kantor untuk Keuangan Inklusif (Laku Pandai) di wilayah kerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang melebihi capaian nasional. Hingga kuartal II 2019, angka pertumbuhan Laku Pandai sebesar 57,14 persen. Sementara raihan nasional, masih di angka 47,51 persen.

Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri menuturkan pekerjaan dia masih sangat panjang. Sebab tahun 2020, OJK menarget keuangan inklusi secara nasional tumbuh di atas 75 persen.

“Masih panjang ya perjalanannya. Tapi ini merupakan raihan yang positif, bahwa pertumbuhan laku pandai atau keuangan inklusi kami sudah melebihi nasional,” tutur Sugiarto kepada Surya, Kamis (24/10/2019).

Untuk mewujudkan target itu kata Sugiarto, OJK Malang rutin menyelenggarakan literasi keuangan berupa pengenalan dan seminar. Salah satu yang pernah dilakukan adalah mengenalkan ragam asuransi dan investasi emas kepada para anggota PKK dan Bhayangkari di Malang, Pasuruan dan Probolinggo.

“Kami juga menggandeng akademisi dari kampus-kampus yang ada di Malang. Kami bahkan mengedukasi masyarakat lewat seni dengan menggelar acara Ludruk di Kepanjen beberapa waktu lalu,” papar dia.

Sebagai informasi, program Laku Pandai dikeluarkan oleh OJK melalui peraturan Peraturan OJK No. 19/POJK.03/2014 pada 2014 lalu. Data OJK Malang menyebut ada 27.212 agen perorangan di tahun 2017. Sementara saat ini, tercatat ada 32.623 agen Laku Pandai perorangan yang tersebar di wilayah kerja OJK Malang.

“Jadi pertumbuhannya cukup pesat,” ucap Sugiarto.

Selain Laku Pandai, pertumbuhan Basic Saving Account (BSA) di wilayah OJK Malang juga lebih besar dari nasional yakni 34,72 persen. Sementara BSA nasional masih di angka 20,03 persen.

Di setiap bank, nama agen Laku Pandai ini bisa bermacam-macam. Di BNI misalnya, nama agen Laku Pandai adalah Agen 46. Di BCA dan Mandiri, nama agen Laku Pandai masing-masing adalah Agen Laku dan Agen Mandiri.

Kendati berbeda nama, konsep yang dipakai oleh setiap bank sama. Meskipun produk yang ditawarkan berbeda.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved