Kabar Jember

Terinspirasi Sinetron, Sumiati Bikin Sandiwara Perampokan di Jember, Ngaku Kena Gendam Rp 20 Juta

Sumiati (45) membuat sandiwara perampokan di rumahnya di Desa/Kecamatan Semboro, Jember pada 18 Oktober 2019.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
pixabay
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Sumiati (45) membuat sandiwara perampokan di rumahnya di Desa/Kecamatan Semboro, Jember pada 18 Oktober 2019.

Kini Sumiati menjadi tersangka pembuatan laporan palsu.

Dalam penelusuran polisi, ternyata Sumiati tidak menjadi korban gendam atau perampokan yang mengakibatkan hilangnya uang Rp 20 juta.

Peristiwa itu adalah karangan Sumiati yang terinspirasi dari sinetron di televisi.

Awalnya Sumiati mengaku menjadi korban gendam.

Gendam yang disertai perampokan ini sempat membuat heboh, dan beredar di media sosial.

Setelah mendengar peristiwa ini, polisi langsung melakukan penyelidikan.

Anggota Polsek Semboro langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, dan menanyai korban dan para saksi.

“Sebenarnya sejak awal kami sudah curiga dengan ceritanya. Apalagi beberapa penuturan dia berbeda,” tutur Iptu Fatchur Rahman, Kapolsek Semboro kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (23/10/2019).

Meskipun curiga, Fatchur dan jajarannya tetap menyelidiki perkara itu.

Polisi minta keterangan dari Sumiati, dan tetangga yang awal melepaskan Sumiati dari jeratan tali.

Polisi juga mencari penjual bensin saat peristiwa itu terjadi.

Kepada polisi, Sumiati mengaku diminta oleh penggendam untuk menyiram dirinya sendiri memakai bensin.

Sumiati juga diikat memakai tali di tiang di ruang tamunya.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved