Kabar Kediri

Yayasan Pelepas Balon dari Malang Santuni 8 Korban Ledakan Balon di Kediri Rp 5 Juta per Orang

Yayasan Pelepas Balon dari Malang Santuni 8 Korban Ledakan Balon di Kediri Rp 5 Juta per Orang

Yayasan Pelepas Balon dari Malang Santuni 8 Korban Ledakan Balon di Kediri Rp 5 Juta per Orang
Ist
Para korban ledakan balon yang membawa umbul-umbul peringatan Hari Santri Nasional di Desa Manggis Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, menerima santunan. Pemberian santunan diserahkan langsung oleh perwakilan dari Yayasan Pendidikan Al Maarif Singosari, Kabupaten Malang yang diwakili Fachrudin Subekti, selaku Sekretaris Yayasan. Seperti diketahui, ada 8 orang jadi korban ledakan balon saat berebut karena mengira balon berisi uang. Balon-balon itu dilepaskan dari Singosari dan melayang ke barat hingga Kediri sejauh kira-kira 50 Km. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Para korban ledakan balon yang membawa umbul-umbul peringatan Hari Santri Nasional di Desa Manggis Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, menerima santunan.

Pemberian santunan diserahkan langsung oleh perwakilan dari Yayasan Pendidikan Al Maarif Singosari, Kabupaten Malang yang diwakili Fachrudin Subekti, selaku Sekretaris Yayasan.

Seperti diketahui, ada 8 orang jadi korban ledakan balon saat berebut karena mengira balon berisi uang. Balon-balon itu dilepaskan dari Singosari dan melayang ke barat hingga Kediri sejauh kira-kira 50 Km.

Taufik Dwi Kusuma, saksi pemberian santunan, menjelaskan, sebelumnya pihak yayasan dengan keluarga korban sudah melakukan pertemuan mediasi terkait pemberian santunan.

Dari hasil mediasi kemudian ditemukan kesepakatan, pihak yayasan yang menerbangkan untaian balon umbul-umbul memberikan santunan kepada setiap korban Rp 5 juta.

"Santunan untuk 5 korban warga Desa Manggis Kecamatan Puncu diserahkan di Balai Desa Manggis," jelasnya kepada SuryaMalang.com, Kamis (24/10/2019).

Sedangkan santunan untuk 3 orang korban warga Desa Sidomulyo Kecamatan Puncu diberikan di rumahnya masing-masing.

Dijelaskan Taufik, dari 8 orang korban ledakan balon, 5 orang sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan. "Masih ada 3 orang korban yang dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Cerita Mukidi di Kediri Terkena Ledakan Balon yang Melayang Sejauh 50 Km dari Singosari, Malang

Untaian Balon dari Malang Meledak di Kediri dan Lukai 8 Orang, Inilah Dugaan Penyebabnya

Sementara isi kesepakatan antara pihak yayasan dan keluarga korban intinya sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dan tidak diselesaikan melalui proses hukum baik pidana dan perdata.

Pihak pertama sanggup memberikan santunan kepada setiap korban sebesar Rp 5 juta sebagai bentuk tali asih maupun bantuan biaya perawatan.

Pihak pertama dan kedua saling memaafkan dan tidak akan dendam dikemudian hari.

Bila kedua belah pihak melanggar kesepakatan bersedia dituntut berdasarkan hukum yang berlaku.

Diberitakan sebelumnya, 8 orang menjadi korban ledakan balon peringatan Hari Santri Nasional yang diterbangkan Yayasan Pendidikan Al Maarip Singosari, Kabupaten Malang. Seluruh korban mengalami luka bakar di wajah, tangan dan kaki.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved