Breaking News:

Malang Raya

VIDEO - Agus Piranhamas Menangis di Depan Korban Penamparan, Orangtua Cabut Laporan ke Polisi

VIDEO - "Saya mohon maaf, baru kali ini selama saya hidup, saya main tangan," kata Agus Piranhamas sambil menangis di depan orangtua korban.

VIDEO - "Saya mohon maaf, baru kali ini selama saya hidup, saya main tangan," kata Agus Piranhamas sambil menangis di depan orangtua korban.

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Orangtua dari 10 murid SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang akhirnya berdamai dengan motivator Agus Setiawan Piranhamas terkait kasus penamparan yang videonya viral beberapa hari lalu. 

Para wali murid sepakat mencabut laporannya ke polisi, meski Agus Piranhamas telah ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu (19/10/2019) lalu.

Pada Jumat (25/10) sore, para wali murid bersama Agus Piranhamas dan istrinya bertemu di markas Polres Malang Kota.

Dari hasil mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk damai.

Proses damai tersebut dilakukan di depan Kanit Resmob, Iptu Sugeng Irianto.

Bahkan, para wali murid telah menandatangani proses damai tersebut di dalam surat pernyataan yang telah diberi materai.

"Ini murni dari kami para orangtua murid yang ingin damai. Karena kami ingin kasus ini bisa cepat selesai dan tidak berlarut-larut," ucap Bachtiar Adi, satu di antara wali murid.

Dia mengatakan, pencabutan laporan dilakukan sejak Kamis (24/10/2019) lalu.

Polisi Lanjutkan Proses Hukum pada Motivator Penampar 10 Siswa, Meski Sudah Berdamai

"Saya juga memikirkan nasib adik saya. Saya kasihan. Dan kemarin kami ke Unit PPA Polres Makota untuk pencabutan laporan, dan hari ini baru mediasi," ujarnya.

Sementara itu, tersangka Agus Piranhamas tak kuasa menahan tangisnya.

Dengan masih menggunakan rompi oranye, Agus mengucapkan permohonan maaf kepada para orangtua korban.

Agus juga meminta maaf kepada masyarakat Kota Malang, netizen dan juga pihak sekolah.

"Saya mohon maaf, baru kali ini selama saya hidup, saya main tangan. Dan saya menyerahkan semuanya ini kepada pihak yang berwajib," ucapnya sambil menunduk.

Setelah itu, tersangka dan para orangtua korban saling bersalaman untuk saling memaafkan.

Mengapa Agus Piranhamas Tampar 10 Siswa di Kota Malang? Awalnya Tertawa karena Tulisan Goblog

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved