Breaking News:

Malang Raya

Wali Kota Malang Sutiaji Dorong Film Lokal Go Nasional, Hadiri Pemutaran Film Darah Biru Arema 2

Sutiaji menghadiri pemutaran film Darah Biru Arema 2 dan juga workshop Ekonomi Kreatif sub sektor film di Mall Dinoyo Kota Malang pada Sabtu (26/10)

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Wali Kota Malang, Sutiaji saat menyampaikan pidatonya dalam acara pemutaran film Darah Biru Arema 2 di mall Dinoyo, Sabtu (26/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wali Kota Malang, Sutiaji mendorong film lokal yang ada di Kota Malang untuk Go Nasional.

Hal itu diucapkan Sutiaji saat menghadiri pemutaran film Darah Biru Arema 2 dan juga workshop Ekonomi Kreatif sub sektor film di Mall Dinoyo Kota Malang pada Sabtu (26/10/2019).

Banyak film lokal yang ada di Kota Malang diapresiasi oleh politisi Partai Demokrat itu.

Peringati Hari Santri, Pemkab Malang Bakal Setarakan Pendidikan Pesantren dengan Sekolah Formal

Fakta Lain Kasus Prostitusi Online di Batu, Putri Pariwisata Berinisial PA KTPnya Berstatus Pelajar

Fakta-fakta Penyebaran Difteri Carrier di MIN 1 Malang, dari Sekolah Libur Hingga Fogging

Hal itu pula yang menjadi bukti, bahwa Kota Malang dipenuhi oleh orang-orang yang memiliki kreativitas yang tinggi.

"Ini potensi yang harus dikuatkan, bahwa sebenarnya, Kota Malang ini punya sineas-sineas muda yang berbakat dan kreatif di bidangnya," ucapnya.

Sutiaji menyampaikan, sebelum film ini tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia, karakter Malangannya harus dikuatkan terlebih dahulu.

Seperti lebih memperbanyak bahasa 'walikan' (balikan) khas Malangan dan juga logat-logat khas Malangnya.

Untuk itu, dalam workshop nanti, Sutiaji berpesan, agar karakter Malangan tersebut menjadi goalnya.

Tahu Kabar Istri Main Serong Sama Tetangga, TKI Pulang Kampung dan Bunuh Sang Pebinor, Mengaku Puas

Beredar Foto Masa Kecil Nia Ramadhani, Penggemar Kaget dengan Wajahnya, Mirip Mikhayla?

"Bahasa 'walikan' ini memiliki nilai jual. Seperti Bayu Skak yang sekarang sudah go nasional. Karakternya sangat mewakili Malang dan Jawa Timur," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) juga melakukan tanda tangan MoU dengan tiga bioskop Moviemax di Kota Malang.

Yakni, Aurora Cinema, Dinoyo Moviemax dan Sarinah Moviemax

"Biar kita ini bisa mendapatkan tempat dan porsi untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Kota Malang, meliputi budaya, pariwisata di gedung bioskop," ujarnya Kepala Disbudpar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni.

Sementara itu, Vicky Arief, Produser dari Darah Biru Arema 2 (DBA) menyampaikan, sejak film DBA 2 dirilis, sejauh ini belum juga bisa diputar di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.

Padahal, permintaan untuk memutar film DBA sangatlah banyak dari berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta, Makassar, Bali dan kota-kota lainnya.

"Semoga ini menjadi titik film DBA 2 bisa go nasional. Karena kami juga didorong oleh ideoource, yakni lembaga yang pernah menangis film-film Mayor seperti Gundala keluarga Cemara dan film lainnya," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved