Malang Raya
Cara Duta Damai Peringati Hari Sumpah Pemuda, Ajak Milenial Posting Hal Positif Di Medsos
Duta Damai Jatim bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme memilih berkegiatan di Jl Ijen.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2019, Duta Damai Jatim bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme memilih berkegiatan di Jl Ijen, Kota Malang, Minggu (17/10/2019).
Ada pembacaan puisi, orasi juga aksi teatrikal.
"Kami ajak generasi milenial untuk memerangi hoaks dan radikalime," jelas Nishya Nayla, Duta Damai Jatim pada SURYAMALANG.COM.
Untuk itu ia meminta agar generasi muda di Kota Malang memposting hal-hal positif di media sosial merek.
"Dengan memposting hal positif, maka bisa membantu pemerintah memerangi hoaks dan radikalisme yang sedang terjadi di Indonesia," katanya.
Karena itu, tema ini dipilih sekarang dengan mudahnya sesuatu diproduksi lewat media sosial.
Karena itu perlu menggunakan media sosial secara bijak. Sedang Abdik Maulana, Koordinator Duta Damai Jawa Timur menyatakan, kegiatan serupa dilaksanakan di 13 daerah lainnya.
Ada yang hari ini dan hari lainnya di Oktober 2019.
Menyuarakan tema ini dirasa senafas dengan Hari Sumpah Pemuda. Karena status/postingan di media sosial bisa menimbulkan kebencian dan sara.
"Karena siapapun bisa melakukan tanpa diketahui latar belakangnya. Mereka bebas melancarkan kebencian untuk kepentingan tertentu," jawab Abdik.
Sedang Wahyuni Mariana, mahasiswa STT Malang membacakan puisi yang intinya agar anak muda mencontoh perjuangan pahlawan dulu. Judulnya Akankah Mereka Bangga Padaku.
"Saya cari ide puisi ini dari berbagai tulisan di internet. Yaitu tentang perjuangan pahlawan yang mati-matian dalam memperjuangkan Indonesia."
"Namun sekarang generasi muda masih kurang bersemangat," tutur Wahyuni, mahasiswa berhijab ini.
Kegiatan Duta Damai juga ada aksi penandatangan petisi untuk mendukung memerangi hoaks dan radikalisme.
Pesan bijak dari mereka adalah mempergunakan media sosial untuk hal positif. Sehingga bisa aman dan inklusi buat semuanya.
"No sara, no hoaks, no kebencian," pesan keduanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/aksi-duta-damai-jatim-demo-hari-sumpah-pemuda-dengan-perangi-hoaks-dan-radikalisme.jpg)