Malang Raya

Bupati Malang, Sanusi, Ingin Kopi Lanang Tirtoyudo Lebih Dikenal di Indonesia

Bupati Malang, Sanusi, Ingin Kopi Lanang Tirtoyudo Lebih Dikenal di Indonesia

erwin
Bupati Malang, Sanusi, Ingin Kopi Lanang Tirtoyudo Lebih Dikenal di Indonesia 

SURYAMALANG.COM, TIRTOYUDO - Bupati Malang, Muhammad Sanusi, kembali melakukan program Gerakan Membangun (Gema) Desa. Kali ini, Sanusi  mengunjungi sejumlah desa di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Selasa (29/11/2019).

Kedatangan politisi PKB disambut oleh sejumlah siswa SD dan SMP setempat yang menunggu pria asal Gondanglegi itu sedari pagi.

Saat berada di Desa Ampelgading Kecamatan Tirtoyudo, Sanusi menyempatkan diri menyeruput secangkir Kopi Lanang Tirtoyudo

"Kami (Pemkab Malang) melihat ada potensi perkebunan kopi yang menghasilkan kopi khas Tirtoyudo ini bisa dikembangkan lagi," ujar Sanusi usai mengecap secangkir kopi yang disuguhkan kepadanya.

Ia menyebut Pemkab Malang punya cara agar Kopi Tirtoyudo bisa ekspansi pasar lebih luar lagi.

"Tirtoyudo punya potensi pariwisata. Pemkab Malang memproyeksikan semua desa di Kabupaten Malang jadi one village one product dan one village one destination. Setiap kecamatan harus punya tempat pariwisata unggulan dan produk unggulan. Seperti kopi Tirtoyudo ini pemasarannya sudah menembus seluruh indonesia. Kami bantu teknologi pengelolaanya melalui dinas pertanian," jelas Sanusi. 

Di sisi lain, anggota Kelompok Tani Hidup Makmur, Marliadi menerangkan, kelompoknya mempunyai produk unggulan kopi yang diberi merk dagang Kopi Margading. Merk Margading adalah singkatan dari Masyarakat Ampelgading

"Budidaya kopi Margading dilakukan secara gotong royong. Kami tanam kopi robusta Ampelgading Tirtoyudo dengan ketinggian 650 sampai 900 mdpl. Produksi kopi sejak tahun 2012," ujar Marliadi usai menerima kunjungan Sanusi.

Marliadi berharap Pemerintah Kabupaten Malang tetap memberikan perhatian bagi eksistensi produsen kopi seperti yang dilakukan kelompoknya.

"Kami sudah pernah didukung berbagai pihak. Melalui pendampingan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Malang dan Bank Indonesia Malang Raya," ujar Marliadi. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved