Malang Raya

Mahasiswa Ngantuk Di Kelas, WR III UB Minta Izin Pendirian Kafe Dibatasi

Saat ini di Kota Malang menjamur usaha kafe buat ngopi-ngopi di berbagai penjuru.

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Suasana sentra cafe di Jalan Sudimoro, Kota Malang, Selasa (29/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Saat ini di Kota Malang menjamur usaha kafe buat ngopi-ngopi di berbagai penjuru.

Mulai sejenis warung kopi hingga sekelas kafe yang bisa dibuat nongkrong entah sambil ngobrol, diskusi atau mengerjakan tugas.

Dosen-dosen Universitas Brawijaya (UB) sebagaimana disampaikan Wakil Rektor (WR) III UB Prof Dr Drs Abdul Hakim MSi mengeluh jika mahasiswa mereka saat kuliah pagi dalam kondisi mengantuk.

Sebab sebelumnya ada yang ngafe sampai pukul 23.00 hingga 01.00 WIB. Ia berharap ada pembatasan izin kafe dari Pemkot Malang dan perlu diatur jam bukanya.

“Jika pendirian kafe tidak dibatasi, maka kondisinya bisa tidak kondusif. Apalagi Kota Malang adalah kota pendidikan,” jelas Abdul Hakim kepada SURYAMALANG.COM di FIA UB, Selasa (29/10/2019).

Dikatakan, memang belum ada riset mengenai ini. Namun bisa jadi nanti akan mengganggu suasana belajar mahasiswa di Kota Malang.

“Kalau dulu kan jarang sekali mahasiswa melekan,” katanya.

Apa dengan pembatasan usaha kafe bertolak belakang dengan dorongan melakukan wirausaha bagi anak muda?

“Wirausaha tidak hanya kafe kopi,” jelasnya.

Namun kondisi di lapangan, usaha ‘berbau’ ngopi sedang tren saat ini. Apalagi jika dilengkapi fasilitas wifi.

Halaman
123
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved