Kabar Trenggalek

Petugas Curiga Lihat Wanita Ini Serahkan Kondom ke Napi Rutan Trenggalek, Ternyata Ada Barang Haram

Wanita berinisial N tertangkap tangan membawa sabu-sabu ke Rutan Kelas IIB Trenggalek, Selasa (29/10/2019) siang.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Wanita berinisial N tertangkap tangan membawa sabu-sabu ke Rutan Kelas IIB Trenggalek, Selasa (29/10/2019) siang. 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Wanita berinisial N tertangkap tangan membawa sabu-sabu ke Rutan Kelas IIB Trenggalek, Selasa (29/10/2019) siang.

Wanita berkerudung itu mencoba menyembunyikan sabu-sabu di dalam kaus kaki ketika masuk ke rutan.

Dia berencana menyerahkan narkoba itu kepada Ongki lewat Safiudin yang merupakan narapidana pindahan yang menghuni rutan tersebut.

Kepala Keamanan Rutan Kelas IIB Trenggalek, Gulang Rinanto mengatakan N datang ke rutan sekitar pukul 11.30 WIB.

Dia datang di luar jam besuk.

“Jam kunjung sudah habis. Karena rumahnya jauh, kami memberi toleransi dia untuk kami bertemu dengan napi,” kata Gulang kepada SURYAMALANG.COM.

VIDEO - Cewek Cantik Peragakan Cara Selundupkan Sabu-sabu dalam Kondom di Rutan Trenggalek

Kepada petugas rutan, N mengaku berasal dari Nganjuk, Jawa Timur.

Akhirnya N dipertemukan dengan Safiudin di Gazebo area rutan.

Petugas terus mengawasi pertemuan dua orang ini karena gelagat N mencurigakan dari awal.

“Ketika kami awasi, dia menyerahkan barang tersebut kepada Safiudin,” ujarnya.

Ternyata barang tersebut adalah sabu-sabu seberat sekitar 1 gram.

Rencananya Safiudin akan menyerahkan barang haram itu kepada Ongki.

Safiudin dan Ongki adalah narapidana untuk kasus narkoba.

Dalam aksinya, N membungkus sabu-sabu dalam klip dengan isolasi. Kemudian, bungkusan itu dimasukkan ke dalam kondom.

Gulang Rinanto mengatakan kondom berisi sabu-sabu itu diselipkan di kaus kaki.

Menurutnya, petugas belum menggeledah secara utuh ketika N pertama masuk rutan.

Sata itu petugas masih menunggu petugas perempuan yang masih ada kegiatan.

“Kami temukan barang yang diduga sabu-sabu di saku kiri S,” kata Gulang.

Setelah itu, tiga orang tersebut diangkut dengan mobil tahanan milik polres ke kantor polisi.

Saat keluar dari rutan menuju mobil tahanan, wajah N tampak sayu. Sementara dua pria lainnya menunjukkan wajah datar.

Menurut Gulang, N mengaku sudah tiga kali berkunjung ke rutan tersebut.

Kini, polisi sedang memburu seorang berinisial G yang diduga penyuplai sabu-sabu yang dibawa N ke dalam rutan.

“G yang menyerahkan barang ke N di Kediri. Kami masih mendalami kasus ini,” kata AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Kapolres Trenggalek.

Pengiriman sabu-sabu ke dalam lapas ini diinisiatori oleh Ongki.

Sebelum kejadian itu, N berkunjung ke rutan tersebut. N diberi uang Rp 1 juta untuk mengirim sabu-sabu ke dalam rutan.

“O membuat sekenario. Sehingga barang tersebut didapati dari G dan dibawa N sampai ke rutan,” kata Calvijn.

Rencananya, N akan memberikan barang haram itu langsung ke Ongki.

Namun, saat penerimaan, Ongki memerintahkan Safiudin untuk mengambil sabu-sabu.

“Kami belum bisa menyampaikan latar belakangnya,” terangnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved