Tekno

Ingin Main Truth or Dare di Instagram? Ketahui Caranya & Fakta Mencengangkan Tentang Permainan Ini

Ingin Main Truth or Dare di Instagram? ketahui caranya dan fakta mencengangkan tentang permainan ini.

Ingin Main Truth or Dare di Instagram? Ketahui Caranya & Fakta Mencengangkan Tentang Permainan Ini
SURYAMALANG.COM/kolase instagram @TribunSumsel.com
Ingin Main Truth or Dare di Instagram? Ketahui Caranya & Fakta Mencengangkan Tentang Permainan Ini 

Untuk memudahkan akses, kamu bisa masukkan efek tersebut langsung ke kamera IG story-mu.

Cara permainan tebak gambar di Instagram Stories.
Cara permainan tebak gambar di Instagram Stories. (nextren.grid.id)

Permainan tebak gambar dapat dilakukan dengan berbagai variasi aturan.

Misal, kamu cukup menyebutkan kata kunci dan membiarkan temanmu menebak.

Jika benar, kamu cukup ketuk sekali untuk melanjutkan ke gambar selanjutnya.

Permainan ini cukup sederhana dan sangat seru untuk dimainkan bersama-sama.

Cara permainan tebak gambar di Instagram Stories.
Cara permainan tebak gambar di Instagram Stories. (nextren.grid.id)

Kontroversi dan Hal Negatif 

Kendati banyak diminati netizen, namun sebetulnya permainan Truth or Dare sempat menuai kontroversi. 

Salah satu kontroversi yang terjadi saat itu menimpa aktor Verrel Bramasta dan Nadine Waworuntu. 

Verrel Bramasta dan Nadine Waworuntu yang sedang bermain Truth or Dare harus menjalani tantangan dari teman-temannya untuk ciuman. 

Video ciumanan keduanya pun beredar luas dan menjadi bahan gunjingan warganet.

Apalagi saat salah satu akun gosip di Instagram Lambe Turah mulai memposting video tersebut.

Saat itu Verrell terlihat mencium Nadine dengan begitu hot dan begitu juga sebaliknya.

(tribunnews)
(Verrel Bramasta dan Nadine Waworuntu) (tribunnews)

Saat adegan itu terjadi terdengar sorak sorai riuh teman-teman di sekelilingnya.

Selepas saling berciuman keduanya terlihat saling tertawa lepas.

"ciyeee ciyee anak jaman now yg lg main ala2 challenge. note : khusus 18+," tulis akun tersebut.

Diduga Challenge yang sedang dimainkan Verrel, Nadine, dan kawan-kawannya adalah game 'Truth Or Dare'.

Hal ini pun telah diakui oleh Varrell saat mengklarifikasi beredarnya video hot itu.

Permainan yang sedang dilakoninya itu bersifat verbal yang membutuhkan dua atau lebih agar dapat memainkannya.

Umumnya permainan ini menggunakan botol atau sejenisnya yang diputar di tengah kerumunan pemain game ini.

Pemain yang ditunjuk ujung botol setelah berhenti berputar akan diberikan pilihan.

Pemain akan diberikan pilihan antara menjawab pertanyaan dengan jujur atau memilih tantangan untuk dilaksanakan.

Tak terkadang game ini memiliki konotasi negatif!

Karena itu boleh memainkan game ini, tapi hindari hal-hal negatif.

Atau, kalau masih banyak game lain yang lebih sehat, jauhi saja game kontroversial ini daripada meracuni alam pikiran dan iklim pergaulanmu.

Dilansir dari Tribunstyle, berikut fakta mencengangkan seputar permaian Truth or Dare:

1. Game Berkonotasi Seksual

Game ini sangat dekat dengan orientasi seksual.

Di beberapa negara, tantangan yang diberikan syarat dengan unsur seksual salah satunya seperti ciuman hingga hubungan yang lebih intim.

Tentangan ini sesuai dengan kedekatan budaya yang ada di sekitarnya.

2. Tebusan untuk Judi

Game ini dahulu digunakan sebagai tebusan waktu judi.

Pemain judi yang kehabisan uang, dan ingin segera bermiain lagi rela melakukan game ini untuk mendapatkan modal.

Atau game ini rela dilakukan penjudi untuk melunasi hutangnya di area permainan.

3. Sudah Ada Sejak Awal Abad 18.

Ternyata game ini bukanlah permainan yang benar-benar baru.

Beberapa sumber bahkan menyatakan game ini telah ada sejak tahun 1712.

4. Adaptasi dari 'Question and Commands'

Telah ada sejak tahun 1712, game ini dahulu bernama 'Question and Commands'.

Cara mainnya hampir sama yakni harus menjawab pertanyaan dengan jujur atau melaksanakan tantangan sesuai perintah.

5. Mirip Game Yunani Kuno

Gaya permainan ini seperti yang digambarkan Julius Pollux saat zaman Yunani kuno.

Dimana Raja akan memilih satu perintah yang disuarakan orang banyak untuk dilakukan kepada sekelompok orang.

Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved