Breaking News:

Kabar Tulungagung

5 Tahun Hidup di Bali, Antok Lecun Pilih Pulang Demi Jadi Penjaga Pantai Gemah Tulungagung

Antok Lecun (40) rela meninggalkan Bali demi menjaga Pantai Gemah Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Antok Lecun (paling kiri), satu dari delapan penjaga Pantai Gemah, Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG – Antok Lecun (40) rela meninggalkan Bali demi menjaga Pantai Gemah Tulungagung.

Awalnya pria asal Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung ini bekerja di persewaan selancar di Pulau Bali selama lima tahun.

Saat Pantai Gemah dibuka untuk destinasi wisata pada tahun 2016, Antok memilih pulang kampung.

Dia beralasan lebih enak dan damai berada di kampung halaman sendiri.

Sebelumnya Antok sempat menjalani pendidikan SAR di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga mendapatkan sertifikat.

Kini Antok menjadi penjaga Pantai Gemah yang bertugas memberi pertolongan jika ada kondisi darurat.

“Kami (penjaga pantai) ada delapan orang, dan semuanya sudah bersertifikat. Jadi punya legalitas, bukan sekedar ditunjuk sebagai penjaga pantai,” ujar Antok kepada SURYAMALANG.COM.

Antok ikut merasakan dampak perkembangan wisata Pantai Gemah.

Pilihannya pulang kampung usai merantau di Bali dirasa sudah tepat.

Sebab secara ekonomi penghasilan dirinya dan kawan-kawan meningkat.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved