Kabar Lamongan

Bengawan Solo Surut, Tiba-tiba Muncul Tiga Perahu Baja, Mungkin dari Masa Perang Global 1939 - 1945

#LAMONGAN - Bengawan Solo Surut, Tiba-tiba Muncul Tiga Perahu Baja, Mungkin dari Masa Perang Global 1939 - 1945

Hanif Manshuri
PROSES EKSKAVASI - Tiga perahu baja di dasar Bengawan Solo wilayah Desa Mertani Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Jawa Timur, mulai diekskavasi, Jumat (1/11/2019). 

Sedang hari ketiga, memompa (menguras) air dari areal perahu yang sudah dibendung karung pasir.

Setelah menguras air dari areal temuan dengan pompa air, baru dilakukan ekskavasi arkeologis terhadap badan perahu.

"Paling akhir adalah proses pengangkatan perahu ke permukaan," ungkapnya.

Penampakan Bengawan Solo di Tuban-Bojonegoro Kala Kemarau Panjang, Warga Bisa Bermain dan Jualan

Pria 31 Tahun Tewas usai Lihat Kapal Belanda di Dasar Bengawan Solo yang Sedang Surut

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Adi Kusno menduga, perahu baja ini dari masa Perang Dunia ke-2, satu peristiwa perang global yang berlangsung antara 1939 sampai 1945.

Adi Kusno sangat menghargai upaya Pemkab Lamongan untuk mengangkat perahu baja tersebut.

Skenario selanjutnya setelah perahu berhasil diangkat, akan dibawa ke kantor Disparbud Lamongan, selanjutnya dilakukan kajian lagi oleh para ahli.

Sementara, Kepala Disparbud Lamongan, Ismunawan, mengatakan, proses ekskavasi perahu ini secepatnya dilakukan agar tidak kedahuluan air pasang pengaruh hujan.

Ismunawan mengaku sudah koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo untuk mengangkat perahu yang punya nilai sejarah itu.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved