Breaking News:

Kabar Surabaya

Densus 88 Ringkus 40 Terduga Teroris hingga Oktober 2019, Polda Jatim Tetap Perangi Radikalisme

Densus 88 Ringkus 40 Terduga Teroris hingga Oktober 2019, Polda Jatim Tetap Perangi Radikalisme

Editor: yuli
m taufik
PEMAKAMAN TERDUGA TERORIS - Dua perempuan duduk bersimpuh di atas kuburan terduga teroris yang baru dimakamkan di tempat pemakaman umum di Jalan Mayjend Sungkono, Sidoarjo, Senin (21/5/2018). Salah satunya adalah mayat Hari Sudarwanto, terduga teroris asal Singosari, Malang. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri meringkus 40 terduga teroris dalam kurun waktu 10 bulan hingga Oktober 2019.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan, ada yang memang menjadi bagian dari perencanaan serangan teror.

Dan adapula yang sudah berhasil melakukan penyerangan, seperti kasus penyerangan oleh seorang pria berinisial SA alias Abu Rara terhadap mantan Menkopolhukam RI, Wiranto.

"Pak Kadiv (Irjen Pol M Iqbal) menyampaikan, kemarin 36 orang, kemudian ada 4 orang yang berhasil diamankan hari ini," katanya seperti dikutip Tribunnews.com, Kamis (17/10/2019).

TANPA DOA ATAU RITUAL - Proses pemakaman para terduga teroris di tempat pemakaman khusus di Jalan Mayjend Sungkono, Sidoarjo, Senin (21/5/2018).
TANPA DOA ATAU RITUAL - Proses pemakaman para terduga teroris di tempat pemakaman khusus di Jalan Mayjend Sungkono, Sidoarjo, Senin (21/5/2018). (m taufik)

Bagaimana di Jatim?

Data yang dihimpun TribunJatim.com, sedikitnya tercatat 12 terduga teroris yang diringkus Densus 88 dalam kurun waktu 10 bulan hingga Oktober.

Satu di antaranya bahkan sudah berhasil melakukan penyerangan, yakni IM (31) yang melukai dua petugas Mapolsek Wonokromo, Sabtu (17/8/2019) silam.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengatakan, komitmen memerangi radikalisme yang mengancam kemanusiaan sudah menjadi perhatian Polri sejak lama.

"Radikalisme tentunya adalah radikal yang sudah menjadi pemantauan polri cukup lama," katanya di Balai Wartawan Gedung Humas Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (1/11/2019).

Polda Jatim menerapkan langkah preventif dan kuratif dalam mengatasi ancaman yang ditimbulkan kelompok atau oknum tertentu, seperti Jamaah Ansarut Daulah (JAD) ataupun Islamic State of Iraq anda Suriah (ISIS).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved