Kabar Tulungagung

Penyidikan Pembalakkan Sonokeling Menyeret PNS dan Perusahaan Penerima Kayu Ilegal

Pegusutan dugaan pembalakan liar di jalan nasional dan jalan provinsi wilayah Kabupaten Tulungagung memasuki babak baru.

Penyidikan Pembalakkan Sonokeling Menyeret PNS dan Perusahaan Penerima Kayu Ilegal
Polres Tulungagung
Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia memimpin cek tunggak sonokeling yang dicuri 

SURYAMALANG.CO.ID, TULUNGAGUNG - Pegusutan dugaan pembalakan liar di jalan nasional dan jalan provinsi wilayah Kabupaten Tulungagung memasuki babak baru.

Penyidik Satreskrim Polres Tulungagung sudah menetapkan dua tersangka pencurian pohon jenis sonokeling ini.

Dua tersangka ini adalah bagian dari empat pelaku yang sudah divonis di Pengadilan Negeri (PN) Trenggalek.

Salah satunya adalah Agus Mahendra warga Perumahan Permata Kota 3, Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung.

“Saya lupa yang satunya. Yang pasti sudah ada tersangka,” terang AKP Hendi Septiadi, Kasatreskrim Polres Tulungagung kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (1/11/2019).

Menurutnya, pihaknya juga membidik seorang pegawai negeri sipil (PNS) di bawah Pemprov Jatim.

PNS ini yang diduga membuat surat perintah penebangan palsu.

Salah satu indikasinya, PNS ini menerbitkan surat perintah perampasan pohon di wilayah jalan nasional.

“Jadi PNS di provinsi, tapi perintah perambasan pohon itu dilakukan di jalan nasional,” ujar Hendi.

Selain itu penyidik juga membidik perusahaan pengolahan kayu yang menerima kayu ilegal hasil pembalakkan liar ini.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved