Kabar Sidoarjo

Waspada Pancaroba, Beberapa Wilayah di Jatim Mengalami Hujan dan Angin Kencang

WASPADA HUJAN DAN ANGIN KENCANG - Sejumlah daerah di Jatim mulai dilanda hujan deras. Jika disertai angin kencang, menjauhlah dari pohon dan reklame.

Waspada Pancaroba, Beberapa Wilayah di Jatim Mengalami Hujan dan Angin Kencang
Polsek Singosari
Angin kencang disertai hujan lebat melanda Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (29/10/2019). 

Untuk wilayah Jatim yang mengalami hujan terlebih dahulu adalah wilayah dataran tinggi seperti Malang, Probolinggo, dan Jember. Tetapi pekan lalu, Bojonegoro juga sudah hujan, Surabaya gerimis kemarin, dan sebagian Blitar hujan hari ini. 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Memasuki musim pancaroba pada November 2019, beberapa titik di Jawa Timur telah mengalami hujan.

Prakirawan cuaca BMKG Juanda, Arif Krisna, mengatakan, masyarakat jangan kaget apabila tiba-tiba Surabaya maupun Sidoarjo turun hujan.

"Karena itu dampak dari masa peralihan musim kemarau ke musim penghujan (pancaroba) yang terjadi di bulan November. Biasanya untuk awal November seperti ini, intensitas hujannya ringan hingga sedang dan belum terjadi secara merata di wilayah Jatim. Bisa saja hari ini Surabaya diguyur hujan namun besoknya berganti wilayah ke Sidoarjo dan terjadi di waktu siang hingga sore hari," ujarnya, Jumat (1/11/2019).

Ia menjelaskan, untuk awal musim penghujan di Jatim diprediksi baru terjadi di dasarian kedua November atau pada tanggal 10.

"Saat itu intensitas hujan mulai meningkat dan memasuki bulan Desember, hujan sudah mulai merata di wilayah Jatim," tambahnya.

Untuk wilayah Jatim yang mengalami hujan terlebih dahulu adalah wilayah dataran tinggi seperti Malang, Probolinggo, dan Jember. Tetapi pekan lalu, Bojonegoro juga sudah hujan, Surabaya gerimis kemarin, dan sebagian Blitar hujan hari ini. 

Sedangkan wilayah Jatim yang baru belakangan mengalami musim penghujan adalah Madura.

Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Merusak Lima Bangunan di Desa Menanggal, Mojosari, Mojokerto

Sejumlah Rumah Rusak Akibat Angin Kencang Disertai Hujan Deras di Singosari, Kabupaten Malang

AMBRUK - Kondisi salah satu rumah yang terdampak angin kencang dan hujan deras di Dusun Mojokerep, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat sore (1/11/2019).
AMBRUK - Kondisi salah satu rumah yang terdampak angin kencang dan hujan deras di Dusun Mojokerep, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat sore (1/11/2019). (Ist)

Dia juga menjelaskan, dampak pancaroba lainnya adalah muncul banyaknya pertumbuhan awan sehingga sinar matahari tak terlalu terik dan cenderung sejuk.

"Akhirnya membuat suhu menjadi tak terlalu panas. Jika biasanya berkisar antara 35 - 36 derajat celcius menjadi 32 - 33 derajat celcius. Meski di beberapa wilayah Jatim masih terpantau panas," jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai cuaca ekstrem, yaitu hujan lebat turun diiringi angin kencang sesaat yang berasal dari awan Cumulonimbus (Cb).

"Oleh karenanya selalu berhati-hati ketika melakukan aktivitas di luar seperti saat berkendara di jalan. Waspada bila melintas di area yang banyak pohonnya dan hindari berteduh di bawah papan reklame atau pohon yang rawan tumbang setiap saat," tandasnya. KUKUH KURNIAWAN

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved