Malang Raya

Harga Bahan Makanan Turun, Kota Malang Deflasi 0,04 Persen

Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,04 persen pada bulan Oktober 2019.

SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,04 persen pada bulan Oktober 2019.

Deflasi ini adalah imbas dari penurunan harga bahan makanan yang terjadi selama musim kemarau.

Kepala BPS Kota Malang, Sunaryo mengungkapkan terjadi penurunan harga pada kelompok bahan makanan sebesar 0,90 persen.

Komoditas yang di dalam kelompok ini diantaranya telur ayam ras, cabai rawit, daging ayam ras, bawang putih, kacang panjang dan daging ayam kampung.

“Angka deflasinya masih terkendali. Disebabkan oleh beberapa kelompok pengeluaran yang harganya turun terutama bahan makanan,” tutur Sunaryo kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (2/11/2019).

Selain bahan makanan, kelompok sandang juga tercatat mengalami penurunan 0,45 persen.

Sementara yang lain, cenderung mengalami kenaikan.

Ia mengatakan meski hanya dua kelompok yang mengalami penurunan harga, hal ini sangat mempengaruhi deflasi Kota Malang.

Sebab, dua kelompok itu memiliki bobot konsumsi besar, dan memberikan andil signifikan.

“Jadi meskipun cuman dua tapi ini yang paling sering dibeli masyarakat sehingga andilnya besar,” jelas Sunaryo.

Berdadarkan data BPS, kelompok yang mengalami kenaikan adalah sektor kesehatan sebesar 0,73 persen, transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,48 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik 0,08 persen.

Sementara untuk sektor pengeluaran pendidikan rekreasi, dan olahraga tidak mengalami kenaikan alias stabil.

Selain Kota Malang, daerah lain yang juga mengalami deflasi adalah Banyuwangi sebesar 0,09 persen; diikuti Surabaya 0,08 persen.

Hingga Oktober 2019, inflasi kalender Kota Malang tercatat 1,41 persen atau lebih tinggi dari inflasi kalender Provinsi Jawa Timur yang hanya 1,35 persen.

Sementara tingkat inflasi Year on Year (YoY) kota bunga ini adalah 2,45 persen dan masih lebih tinggi dari Jawa Timur yang berada di angka 2,24 persen.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved