Breaking News:

Persebaya Surabaya

Polda Jatim Jadwalkan Periksa Pimpinan Bonek Terkait Kasus Perusakan Fasilitas Stadion GBT

Polda Jatim mengusut kasus perusakan fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pasca laga Persebaya Surabaya VS PSS Sleman

SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
Penonton memasuki lapangan dan sebagian mendatangi pemain usai pertandingan Persebaya melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Selasa (29/10/2019). Tampak Ruben Sanadi berusaha menenangkan salah satu suporter yang masuk lapangan 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Polda Jatim mengusut kasus perusakan fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pasca laga Persebaya Surabaya VS PSS Sleman, Selasa (29/10/2019) lalu.

Polisi bakal memeriksa para pimpinan supporter Persebaya Surabaya yang lazimnya memiliki andil penting dalam pengerahan massa supporter di stadion setiap laga Tim Bajol Ijo.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, pihaknya dalam hal ini Ditreskrimum Polda Jatim bersama Polrestabes Surabaya dalam waktu dekat akan memanggil para pimpinan supporter Persebaya Surabaya.

"Nah korlap-korlap lapangan segera kami lakukan pemeriksaan kepada mereka," katanya pada awakmedia di Mapolda Jatim, Selasa (5/10/2019).

Barung mengatakan, pihaknya akan secepatnya melayangkan surat pemanggilan sebagai saksi.

Pemeriksaan tersebut terkait kerusuhan yang berujung perusakan fasilitas Stadion GBT pasca laga pekan ke-25 Liga 1 2019 antara Persebaya Surabaya VS PSS Sleman pada selasa (29/10/2019) lalu.

"Surat panggilan ini bersama-sama dengan Polrestabes Surabaya. Karena banyak yang terlibat dalam video itu sehingga kami akan memilah-milah," katanya.

Paling cepat Barung menyebut, pemeriksaan tersebut bakal dilakukan pekan ini.

"Dalam pekan ini kami akan panggil mereka. Saya tidak menyebutkan satu satu yang kami panggil," jelasnya.

"Masing-masing supporter ada pertanggungjawabannya. Sebelah timur sebelah barat, kan ada itu," tambahnya.

Barung mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan analisis visual melalui video rekaman kejadian kerusuhan yang berujung pengerusakan di dalam Stadion GBT.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap visual video yang sudah kami periksa di Laboratorium Forensik," jelasnya.

Ia berharap pengungkapan kasus ini akan menjadi terang, apalagi nanti akan didukung oleh data tambahan dari keterangan hasil pemeriksaan para pimpinan supporter Persebaya Surabaya.

"Tentunya rekan rekan harus tahu, bahwa pendukung supporter persebaya ini bukan hanya dari Surabaya, ada yang dari Mojokerto, Gresik, Pasuruan juga ada," pungkasnya. Luhur Pambudi

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved