Breaking News:

Kabar Pamekasan

Tradisi Okol Atau Keket di Madura, Berkelahi yang Konon Dipercaya Bisa Datangkan Hujan

Tradisi okol atau keket masih terpelihara di Pamekasan. Konon tradisi ini dipercaya bisa mendatangkan hujan.

SURYAMALANG.COM/Kuswanto Ferdian
Okol atau keket di Desa Akkor, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Senin (4/11/2019). 

Laporan Wartawan : Kuswanto Ferdian

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Tradisi okol atau keket masih terpelihara di Pamekasan.

Konon tradisi ini dipercaya bisa mendatangkan hujan.

Okol atau keket merupakan istilah yang berarti berkelahi.

Tradisi ini dilakukan oleh beragam kalangan, mulai usia muda sampai orang dewasa.

Peserta bergulat satu lawan satu tanpa mengenakan pakaian di tengah tanah lapang yang terik, dan dikerumuni banyak orang.

Setiap petarung Okol saling beradu ketangkasan dalam mencari celah untuk menaklukkan lawan dengan cara dijatuhkan ke tanah.

Mereka saling beradu kekuatan tanpa harus memukul kepala.

Gulat tradisional Madura ini dipercaya untuk mendatangkan hujan.

Seperti yang terlihat di Desa Akkor, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Senin (4/11/2019).

Halaman
1234
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved