Viral Kisah Layangan Putus, Ini Alasan Wanita Rela Jadi Pelakor Menurut Psikolog Keluarga

Belum lama ini viral kisah Layangan Putus, cerita tersebut beredar luas di berbagai media sosial.

tribunnews
Alasan Wanita Rela Jadi Pelakor 

SURYAMALANG.COM - Belum lama ini viral kisah Layangan Putus, cerita tersebut beredar luas di berbagai media sosial.

Kisah Layangan Putus ini masih viral dan ramai diperbincangkan hingga ini, Selasa 5 November 2019.

Awalnya kisah Layangan Putus ini diunggah oleh akun media sosial bernama Mommi ASF.

Dalam unggahannya Mommi ASF menceritakan sosok suaminya yang meninggalkannya karena ada sosok istri yang baru.

Digambarkan oleh Mommi ASF, layangan putus menjadi analoginya untuk tidak bersikap seperti layangan putus yang kehilangan arah.

Meski unggahan layangan putus sudah dihapus, namun warganet di lini masa media sosial masih penasaran untuk mengetahui kebenarannya.

Hujatan terus dilontarkan kepada sosok yang diduga istri baru sang mantan suami dari Mommi ASF.

Dari akun twitter pribadinya, Lola Diara, sosok yang diduga istri baru dari mantan suami Mommi ASF berniat untuk melaporkan akun-akun yang menghujatnya ke Polda Metro jaya pada (2/11/2019).

Kisah pelakor alias perebut laki orang sebetulnya bukanlah hal baru lagi di kalangan masyarakat.

Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan seseorang rela menjadi pelakor terlepas dari stigma yang dibebankan masyarakat kepadanya.

Dilansir dari Tribunnews dalam artikel berjudul 'Kisah Pilu 'Layangan Putus', Mengapa Perempuan Mau Menjadi Pelakor? Begini Kata Psikolog Keluarga, Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi, seorang Psikolog Keluarga menjelaskan penyebabnya.

Menurut Adib Setiawan, fenomena pelakor ini sebenarnya adalah fenomena yang secara umum manusia itu hakikatnya ingin mengejar kebahagiaan.

"Kadang kala kenapa seseorang tidak merasa bahagia karena seseorang merasa sendiri. Dalam hidup ini kan orang merasa sendiri, karena orang tuanya tidak memberikan kasih sayang yang cukup terhadap dia."

"Nah begitu ada laki-laki lain yang memperhatikan dia tentunya dia senang. Ditambah lagi keinginan dari laki-laki yang ingin mendekati dan memiliki dia," ujarnya pada Tribunnews.com (grup SURYAMALANG) Senin (4/11/2019).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved