Kota Batu

Dosen Bermobil Sigra Celaka di Jalur Klemuk, Kota Batu

Sebuah mobil mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu, Kota Batu

polres batu
Sebuah mobil mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu, Kota Batu, Rabu (6/11/2019). Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.30 wib. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Sebuah mobil mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu, Kota Batu, Rabu (6/11/2019). Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.30 wib.

Daihatsu Sigra hitam Nopol  AG 1959 DZ, yang mengalami kecelakaan itu dikemudikan Eka Nursia (39). Kanit Laka Polres Batu Ipda Wulan Sucianur menjelaskan, kecelakaan terjadi saat mobil melintas di jalanan yang menurun tajam.

“Kendaraan tersebut hilang kendali kemudian membentur Guard Rail yang berada di sebelah kanan jalan. Selanjutnya pengemudi membanting stir ke kiri hingga menabrak tebing dan mengakibatkan kendaraan tersebut terbalik,” ujar Wulan, Rabu (6/11/2019).

Dalam kejadian naas itu, korban hanya mengalami luka lecet. Warga lantas memberikan pertolongan kepada korban. Kemudian korban dibawa ke RS Hasta Brata untuk mendapatkan penanganan itensif.

"Dari tanda pengenal, pengemudi berprofesi sebagai dosen. Untuk info lebih lanjut tentang korban nanti kita sampaikan lagi jika sudah ada perkembangan," terang Wulan.

Jalur Klemuk memang sering terjadi kecelakaan. Petugas pun telah membuat portal untuk menghalau agar kendaraan besar tidak melintasi jalur Klemuk. Namun portal peringatan rambu lalu lintas di jalur Klemuk, Kota Batu rusak. Padahal, portal baru saja dibangun beberapa waktu lalu.

Pantauan Surya di lokasi beberapa waktu lalu, tiang sebelah kiri bengkong, juga tiang atas yang ada tanda peringatan maksimal 2 meter. Sementara tiang sebelah kanan masih berdiri tegak. Namun semen cor-coran yang menjadi pondasi dua tiang sama-sama retak. Kondisinya rawan ambruk.

Dikonfirmasi ke Dinas Perhubungan Kota Batu, ternyata portal sudah ditabrak sebanyak tiga kali. Saat Surya di lokasi, dua kendaraan harus putar balik karena ketinggiannya lebih dari dua meter.

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved