Malang Raya

Peringati Hari Anak Internasional, SMPN 4 Kota Malang Deklarasi Ramah Anak, Kelas 9 Outing ke Blitar

"Ramah anak itu tidak ada bullying, kekerasan, narkoba, merokok di sekolah," jelas Pancayani Dinihari, Kepala SMPN 4 Kota Malang.

Peringati Hari Anak Internasional, SMPN 4 Kota Malang Deklarasi Ramah Anak, Kelas 9 Outing ke Blitar
sylvianita widyawati
Kegiatan siswa SMPN 4 Kota Malang, Kamis (7/11/2019). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Peringatan Hari Anak Internasional di SMPN 4 Kota Malang dipadukan dengan kegiatan sehari di luar kelas sesuai surat edaran Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kamis (7/11/2019). Ada acara deklarasi ramah anak di sekolah ini.

"Ramah anak itu tidak ada bullying, kekerasan, narkoba, merokok di sekolah," jelas Pancayani Dinihari, Kepala SMPN 4 Kota Malang kepada Suryamalang.com.

Juga digiatkan senyum, sapa dan salam agar interaksi antar warga sekolah bisa harmonis dan kondusif. Menurut dia, deklarasi sudah dirancang lama oleh sekolah.

Dikatakan, dengan 90 persen zonasi dalam PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), maka sekolah menerima siswa heterogen. Baik bakat, minat, karakter dan kemampuan belajarnya. Dengan luas sekolah terbatas dan jumlah siswa mencapai 900, maka sekolah harus bisa mewadahi semua agar tidak ada gesekan. "Yang kelas 7 harus menghormati kakak kelasnya. Kakak kelas harus menyayangi adiknya," kata dia.

Untuk mengoneksikan itu, antara dilakukan permainan tradisional bersama di lapangan sekolah. Sedang siswa kelas 7 mengikuti kegiatan dengan psikolog tentang pergaulan remaja.

Sedangkan kelas 9 fokus pada simulasi UNBK dan try out sekolah dengan bahan dari MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Kota Malang. "Tapi nanti kelas 9 akan outing ke Blitar pada 14 November 2019. Beberapa mapel bisa dipadukan saat outing," jelasnya.

Denensi dan Nagata, siswa kelas 8i menyatakan senang sampai jam 10.00 WIB tidak ada mapel. Namun bisa melakukan aktifitas lain. "Kami kan dari kelas kesenian, maka bisa berlatih tari untuk lomba," jawabnya. Selain itu juga bermain permainan tradisional di halaman sekolah. "Permainannya juga belajar kerjasama," kata Nagata tentang permainan tradisional yang dilakukan teman-temannya yang lain. 

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved