Kabar Blitar

Para Penipu Gandakan Kunci Kamar Hotel di Blitar untuk Tukar Uang Rp 700 Juta dengan Potongan Kertas

PENGUSAHA DARI KOTA BLITAR gelar ritual di hotel karena ingin uang Rp 700 juta menjadi dua kali lipatnya. Para penipu menduplikat kunci kamar hotel.

Para Penipu Gandakan Kunci Kamar Hotel di Blitar untuk Tukar Uang Rp 700 Juta dengan Potongan Kertas
samsul hadi
LIMA PENIPU - Suhardiansyah, Adri Junaidi, Muhamad Rizal, Rudiansyah, dan Rafli. Rafli berasal dari Jakarta, empat lainnya dari Kalimantan. Mereka menipu pengusaha minyak di Jakarta tetapi asal Jalan Wilis, Kota Blitar, hingga Rp 700 juta. 

PENGUSAHA DARI KOTA BLITAR gelar ritual di hotel karena ingin uang Rp 700 juta menjadi dua kali lipatnya. Para penipu menduplikat kunci kamar hotel.

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Lima penipu bermodus penggandaan uang yang dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota sudah merencanakan kejahatannya secara rapi. Mereka berbagi tugas untuk bisa mengelabuhi dan menggasak uang korban senilai Rp 700 juta (sebelumnya ditulis Rp 750 juta).

"Mereka ini komplotan yang berkerja secara terorganisir. Tiap pelaku punya peran masing-masing," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Jumat (8/11/2019).

Kelima pelaku yang ditangkap, yaitu, Suhardiansyah, Adri Junaidi, Muhamad Rizal, Rudiansyah, dan Rafli. Pelaku bernama Rafli berasal dari Jakarta. Sedangkan empat pelaku lainnya berasal dari Kalimantan.

"Pelaku bernama Rudiansyah ini residivis kasus sama di Kalimantan. Dia yang diduga sebagai otaknya," ujar Adewira.

Adewira mengatakan pada September 2019, pelaku Suhardiansyah berkenalan dengan korban, H.

H merupakan warga kelahiran Kota Blitar yang menjalankan usaha minyak di Jakarta. Usai berkenalan, pelaku sering berkomunikasi dengan H lewat telepon.

Pelaku mengiming-imingi korban, punya kenalan yang bisa menggandakan uang dengan cara mengadakan ritual. Pelaku pura-pura mengenalkan korban dengan orang yang biasa dipanggil Abah.

Orang yang biasa dipanggil Abah ini diperankan oleh pelaku atas nama Adri Junaidi. Pelaku terus membujuk rayu korban agar mau mengadakan ritual penggandaan uang. Korban tergiur dan ingin menggandakan uangnya.

Lalu, pada Senin (4/11/2019) sore, korban menjemput pelaku yang mengaku bernama Abah di Surabaya.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved