Breaking News:

Kabar Surabaya

Terdakwa Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan Minta Disumpah Mubahalah dalam Sidang di PN Surabaya

Terdakwa kasus pembakaran Polsek Tambelangan, Abdul Muqtadir mengajukan minta disumpah mubahalah dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya

SURYAMALANG.COM/Syamsul Arifin
Terdakwa kasus pembakaran Polsek Tambelangan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (8/11/2019). 

Laporan Wartawan : Syamsul Arifin 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Terdakwa kasus pembakaran Polsek Tambelangan, Abdul Muqtadir mengajukan minta disumpah mubahalah dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (8/11/2019).

“Saya minta di-mubahalah, Pak Hakim. Apabila berbohong, saya siap menerima azab di dunia dan akhirat, pak hakim,” ujar terdakwa.

Sidang ini menghadirkan enam terdakwa kasus pembakaran Polsek Tambelangan, yaitu Hasan Ahmad, Ali, Abdul Muqtadir, Satiri, Buhori, dan Abdul Rokim.

Agenda sidang adalah mendengarkan keterangan tiga saksi meringankan yang dihadirkan tim penasehat hukum terdakwa.

Agenda selanjutnya adalah pemeriksaan para terdakwa.

Tiga saksi yang dihadirkan adalah Saifudin, Choirul Anam, dan Fariji.

Saifudin menerangkan sebelum pembakaran Mapolsek, Abdul Muqtadir sedang berada di rumahnya sekira pukul 22.00 WIB sampai 23.00 WIB.

Namun, keterangan Saifudin terpatahkan ketika ketua majelis hakim Rochmad mencerca pertanyaan yang ditujukan kepada Abdul Muqtadir.

Hakim menilai banyak ketidakcocokan antara keterangan Saifudin dengan keterangan Abdul Muqtadir.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved