Kabar Lamongan

Nenek 72 Tahun di Lamongan Terus Bekerja Keras Cari Batu, Akhir Hidupnya Mengenaskan

Sepekan meninggalkan rumah, nenek Sari (72) warga Tunggunjagir Kecamatan Mantup Lamongan Jawa Timur ditemukan tewas di hutan petak 26 c RPK l

Nenek 72 Tahun di Lamongan Terus Bekerja Keras Cari Batu, Akhir Hidupnya Mengenaskan
Hanif Manshuri
Sepekan meninggalkan rumah, nenek Sari (72) warga Tunggunjagir Kecamatan Mantup Lamongan Jawa Timur ditemukan tewas di hutan petak 26 c RPK Kasah Desa Gempolmanis Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan, Sabtu (9/11/2019). 

Nenek 72 Tahun di Lamongan Terus Bekerja Keras Cari Batu, Akhir Hidupnya Mengenaskan

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Sepekan meninggalkan rumah, nenek Sari (72) warga Desa Tunggunjagir Kecamatan Mantup, Lamongan, ditemukan tewas di hutan petak 26 c RPK Kasah Desa Gempolmanis Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan, Sabtu (9/11/2019). 

Menurut saksi Aris Suyanto, ia mendapati korban yang sudah dikerumuni semut hutan dan belatung itu saat hendak berangkat kehutan untuk mencari pakan ternak.

Saat tiba di petak 26 mencium bau bangkai. Penasaran, ia mencari sumber bau dan ternyata mayat telentang di bawah pohon jati dengan posisi kepala di selatan dengan kondisi dikerubungi semut.

"Saya takut dan kembali berlari sambil berteriak minta tolong," kata saksi kepada polisi.

Aris berpapasan dengan saksi Atrup dan Susilo. Mereka bertiga sepakat melaporkan temuannya ke perangkat Desa Gempolmanis dan diteruskan ke Polsek Sambeng.

Anggota Polsek dan tim medis, bertandang ke TKP dan dipastkan korban sudah meninggal dunia diperkirakan 5 hari lalu.

 GOOGLE MAPS - Wilayah Desa Gempolmanis Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan

Dari ketetangan anak menantu korban, Susilo, mertuanya itu setiap hari tinggal serumah.

"Pekerjaan sehari-hari mencari batu untuk dijadikan krecak (batu bahan cor)," kata Susilo. Namun sudah hampir setahun, korban menderita lupa ingatan, pikun.

Sebelum meninggal dunia, korban meninggalkan rumah sejak Minggu (3/11/ 2019) dan tidak kembali pulang sampai ditemukan sudah meninggal dunia. Keluarga sudah berusaha mencari, namun tidak ketemu.

"Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan," kata Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat, Sabtu (9/11/2019).

Keluarga korban ikhlas menerima takdir. Keluarga korban juga menolak dioutopsi.

Madruki Tega Putuskan Lengan Kiri Nenek 60 Tahun di Sumenep, Motifnya Terkait Isu Dukun Santet

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved