Breaking News:

Malang Raya

Angin Kencang dan Hujan Deras Terjang Desa Jatiguwi dan Sumberejo, Bupati Malang Beri Santunan

Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Kamis (14/11/2019).

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: yuli
pmi
Dampak hujan deras dan angin kencang melanda Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Kamis (14/11/2019). 

SURYAMALANG.COM, SUMBERPUCUNG - Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Kamis (14/11/2019).

"Kejadian berawal dari hujan yang turun cukup deras dan disertai angin kencang di wilayah tersebut. Akibatnya, banyak atap rumah warga rusak ringan hingga rusak berat. Dan beberapa pohon tumbang," beber Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo, ketika dikonfirmasi. 

Mudji merinci, ada 12 rumah mengalami rusak ringan, 2 rumah rusak sedang, 1 rumah rusak berat, 1 kandang sapi rusak berat hingga roboh, 1 gedung taman Posyandu rusak berat atap roboh.

"Tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini. Kerugian ditaksir puluhan juta. Ada kebutuhan mendesak seperti terpal karena cuaca mendung dikhawatirkan malam turun hujan lagi. Kami terus berupaya melakukan assesment dan pembersihan," ungkap Mudji.

Pada Kamis (14/11/2019), Bupati Malang, Muhammad Sanusi, meninjau kondisi kerusakan akibat puting beliung di Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan, Rabu (13/11/2019).
Pada Kamis (14/11/2019), Bupati Malang, Muhammad Sanusi, meninjau kondisi kerusakan akibat puting beliung di Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan, Rabu (13/11/2019). (humas)

Bupati Malang Sanusi Kunjungi Korban Puting Beliung di Gedangan

Sebelumnya, angin puting beliung terjadi di Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan, Rabu (13/11/2019). Akibatnya, 15 rumah warga rusak.

Pada Kamis (14/11/2019), Bupati Malang, Muhammad Sanusi, meninjau kondisi kerusakan di Desa Sumberejo.

"Saya dapat laporan dari  Camat Gedangan, ada 15 warganya yang tertimpa musibah, makanya kami cek langsung hari ini ,” ungkap Sanusi.

Sanusi memberikan bantuan terhadap para korban senilai Rp 1 juta untuk setiap kepala rumah tangga.

Sanusi juga menghimpun iuran sukarela dari para pimpinan OPD dan stakeholder terkait. 

Sanusi berhasil menghimpun bantuan Rp 7,5 juta untuk diserahkan kepada pemerintah desa setempat.

“Kami sudah perintahkan kepada BPBD, PMI, Tagana, maupun stakeholder terkait lainnya yang berhubungan langsung dengan penanganan bencana agar siaga. Kami berharap tidak ada lagi musibah yang menyusul. Namun, jika sewaktu-waktu terjadi semua harus siap,” tegas Sanusi.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malang Nurhasyim mengaku pihaknya juga telah mengantisipasi terjadinya potensi bencana di wilayah Kabupaten Malang. 

“Sesuai instruksi Pak Bupati, berkoordinasi dengan BPBD juga kami sudah siapkan beberapa paket bantuan yang sewaktu-waktu bisa disalurkan kepada korban bencana,” ungkap Nurhasyim. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved