Nasional

Cara Rekrut Mahasiswa di Kampus jadi Teroris, Face to Face dan Pakai MedsosWhatsApp

Seorang mantan teroris membocorkan cara untuk merekrut mahasiswa di kampus untuk masuk ke dalam kelompoknya.

Cara Rekrut Mahasiswa di Kampus jadi Teroris, Face to Face dan Pakai MedsosWhatsApp
Kompas.com
Cara Rekrut Mahasiswa di Kampus jadi Teroris, Face to Face dan Pakai MedsosWhatsApp 

SURYAMALANG.COM - Seorang mantan teroris membocorkan cara untuk merekrut mahasiswa di kampus untuk masuk ke dalam kelompoknya.

Mantan teroris tersebut menyebutkan jika dirinya akan melakukan perekrutan mahasiswa secara face to face di kampus-kampus. 

Lebih lanjut, dengan kemudahan teknologi seperti sekarang, mantan teroris ini pun mengatakan jika perekrutan juga dapat dilakukan melalui media sosial seperti WhatsApp dan Telegram.

Teror Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Rabu (13/11/2019): 1 Meninggal & Pelaku Pakai Atribut Ojol
Teror Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Rabu (13/11/2019): 1 Meninggal & Pelaku Pakai Atribut Ojol (Tangkap Layar YouTube Kompas TV)

Kemarin Indonesia kembali digemparkan dengan kabar tragedi aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) pagi.

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata pelaku aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan itu masih berstatus mahasiswa berdasarkan KTPnya.

Melansir dari tayangan Mata Najwa di YouTube najwa Shihab, Rabu (13/11/2019), seorang mantan teroris menjadi seornag nara sumber yang menceritakan cara dirinya dan kelompoknya merekrut mahasiswa untuk bergabung. 

Dalam penjelasannya tersebut, mantan teroris perekrut mahasiwa ini rupanya juga menyinggung sosok pemimpin ISIS asal Indonesia, Bahrum Naim. 

Mantan teroris yang dirahasiakan namanya itu menuturkan awal mula mahasiwa yang menjadi targetnya.

Mantan Teroris Bocorkan Cara Rekrut Mahasiswa di Kampus, Face to Face dan Pakai Medsos WhatsApp
Mantan Teroris Bocorkan Cara Rekrut Mahasiswa di Kampus, Face to Face dan Pakai Medsos WhatsApp (YouTube)

Pada pertemuan awal, dia dan para kelompoknya akan mendekati para mahasiswa dengan menyinggung soal ketaatan mereka soal ibadah pengetahuan dan pemahaman mereka akan agama.

"Kita lihat apakah orang itu rajin ibadahnya atau tidak, setelah itu kita tanya juga pemahaman dia tentang agama," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Frida Anjani
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved