Breaking News:

Kabar Trenggalek

Walaupun Mendekam di Rutan Trenggalek, Hartini Tetap Kirim Uang ke Keluarga

Walaupun mendekam di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek, Hartini tetap bisa mengirim uang kepada keluarganya.

SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Warga Binaan Rutan Trenggalek membuat batik shibori di area rutan, Kamis (14/11/2019). 

Hartini sudah mengantongi duit sampai Rp 1,5 juta selama membuat batik shibori.

Dia mengirim sebagian uang itu untuk membantu keuangan orang rumah.

Sisanya dipakai untuk kehidupan sehari-hari di rutan.

“Keluarga di rumah juga senang,” imbuhnya.

Karena punya kegaitan di rutan, Hartini jadi lebih bahagia.

Sebelumnya, dia mengaku punya penyakit jantung.

“Saya membeli obat itu sekitar Rp 1 juta sebulan sekali. Di sini tidak pakai obat sama sekali,” tutur dia.

Pengembangan usaha batik shibori oleh para warga binaan tak lepas dari campur tangan Dewi Nindya Sari, petugas lapas sekaligus pendamping para warga binaan.

Awalnya Nindya tahu bahwa Hartini punya pengetahuan untuk membuat karya batik shibori.

Dia pun mengusulkan kepada atasannya untuk pembinaan warga binaan lain.

Halaman
1234
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved