Malang Raya

Bayar Rp 5.000 Bisa Menyusuri Kampung Kajoetangan Kota Malang, Ada Rumah yang Dibangun Tahun 1870

Dijuluki sebagai kota wisata, Malang ingin dikenal sebagai kota dengan beragam kampung tematik dan wisata heritage.

Bayar Rp 5.000 Bisa Menyusuri Kampung Kajoetangan Kota Malang, Ada Rumah yang Dibangun Tahun 1870
sylvianita widyawati
Rumah tertua di Kampung Kajoetangan Heritage, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM - Dijuluki sebagai kota wisata, Malang ingin dikenal sebagai kota dengan beragam kampung tematik dan wisata heritage.

Peninggalan wajah kolonial di masa lampau, membawa Kota Malang mengangkat kawasan Kajoetangan sebagai salah satu destinasi Heritage.

Kampung wisata Kajoetangan terletak di jantung Kota Malang.

Wisatawan akan melewati gang-gang sempit kawasan rumah padat penduduk dengan nuansa heritage.

Sejumlah bangunan tua Belanda, rumah bergaya kolonial, pasar dan makam lawas yang hingga kini masih eksis.

Tidak sedikit fungsi maupun arsitektur bangunan di sana masih dilestarikan.

Selain itu, kampung yang dibelah sungai kecil ini memiliki spot-spot foto yang instagramable.

Cocok bagi anak muda, ataupun wisatawan yang hobi foto dan belajar mengenai sejarah di kampung tersebut.

Sebelum memasuki Kampung Heritage Kajoetangan, pengunjung diharuskan membayar restribusi Rp 5.000.

Pengunjung mendapat sebuah post card dengan beragam foto rumah tua di Kampung Heritage Kajoetangan.

Halaman
123
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved