Malang Raya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Edukasi Pasar Modal Terpadu agar Masyarakat Lebih Memahami Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Edukasi Pasar Modal Terpadu agar Masyarakat Lebih Memahami Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Edukasi Pasar Modal Terpadu agar Masyarakat Lebih Memahami Pasar Modal
Bella Ayu Kurnia Putri
Bincang Santai Bersama Media mitra OJK Malang berfoto bersama Kepala Otoritas Jasa keuangan (OJK) Perwakilan Malang Sugiarto Kasmuri.   

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Pengawasan Sektor Pasar Modal (BPSPM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2019 ke-9 di Malang pada 14-15 November 2019.

Kegiatan tersebut diadakan di kantor OJK perwakilan Malang, Jalan Letjend Sutoyo 109-111, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kegiatan ini telah diselenggarakan sejak awal tahun 2019 di delapan kota besar di Indonesia yaitu Semarang, Surabaya, Bandung, Makassar, Yogyakarta, Jakarta, Medan, dan Bali, kegiatan ini adalah hasil kerjasama antara OJK dengan BEI serta stakeholder lainnya.

Menurut Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri, tujuan kegiatan tersebut untuk mengedukasi masyarakat tentang pasar modal.

“Tujuan dari kegiatan ini yang pertama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya di daerah terhadap informasi aktual perkembangan di Pasar Modal, terus kedua untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam berinvestasi yang cerdas dan aman," paparnya.

Ia melanjutkan, "Ketiga sebagai bentuk ajakan persuasif kepada masyarakat untuk dapat menjadi investor di Pasar Modal, keempat untuk memberikan informasi kepada perusahaan di daerah tentang akses pendanaan yang mudah melalui Pasar Modal, dan yang terakhir adalah sebagai wujud kongkret dari recycle pungutan OJK."

Sugiarto mengatakan bahwa pasar modal sesungguhnya dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam berinvestasi yang aman dan legal.

Bagaimana agar Tak Terjebak Investasi Bodong? Inilah Tips dari Pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana dalam acara Bincang Santai Pasar Modal Bulan Inklusi Keuangan 2019.
Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana dalam acara Bincang Santai Pasar Modal Bulan Inklusi Keuangan 2019. (Bella Ayu Kurnia Putri)

Sugiarto turut memaparkan bahwa selama bulan Oktober OJK bersama tim Satgas Waspada Investasi (SWI) telah menangani entitas fintech peer to peer lending ilegal sebanyak 1.477 entitas, pegadaian swasta ilegal sebanyak 52 entitas, dan telah menghentikan 27 kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Sugiarto menambahkan bahwa di Malang telah banyak instansi yang baik untuk berinvestasi.

“Di wilayah kerja OJK Malang sudah ada kantor cabang Perusahaan Efek (PE)15 kantor, kantor cabang Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) di Wilayah Kerja OJK Malang ada 55 kantor, galeri Investasi sebanyak 12,” terangnya.

Pada Jum’at (15/11/2019), SEPMT memasuki kegiatan Bincang Santai Bersama Media mitra OJK Malang. 
Acara dimoderatori langsung oleh Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri dan menghadirkan Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana, Direktur Penilaian Perusahaan PT BEI I Gede Nyoman Yetna dan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal IA Luthfy Zain Fuady. 

Selain Bincang Santai Bersama Media mitra OJK Malang, kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) yang diadakan selama 2 hari tersebut juga mengadakan seminar pasar modal dengan tema “Pasar Modal sebagai Pilihan Investasi” seminar tersebut ditujukan kepada masyarakat umum di kota Malang, kemudian ada juga acara Business Meeting dengan Pemilik atau pengendali kelompok Usaha di kota Malang. 

Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved