Rabu, 27 Mei 2026

Kota Batu

Mia Lubis Terpilih sebagai Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) Periode 2019-2024

Mia Lubis langsung tancap gas dengan menginstruksikan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC)

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: eko darmoko
suryamalang.com/benni indo
Presiden KAI Siti Jamaliah Lubis yang akrab disapa Mia Lubis (kanan) didampingi Ketua Dewan Penasihat KAI Taher Lubis (kiri) dan Ketua DPD Jatim Abdul Malik saat berada di Kota Batu selepas Kongres Nasional ke-3 KAI. 

SURYAMALANG.COM, BATUSiti Jamaliah Lubis terpilih sebagai Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) Periode 2019-2024. Mia Lubis, sapaan akrabnya, terpilih di Kongres Nasional III yang digelar sselama tiga hari sejak Kamis (14/11/2019) hingga Sabtu (16/11/2019), di Kusuma Agrowisata, Kota Batu.

Mia Lubis terpilih secara aklamasi. Setelah ditetapkan sebagai Presiden KAI, Mia Lubis langsung tancap gas dengan menginstruksikan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) memiliki lembaga bantuan hukum (LBH) untuk membantu masyarakat kecil.

"Saya tegaskan agar anggota tetap solid dan membesarkan KAI di seluruh Indoensia. Saya juga menargetkan tahun 2020 seluruh DPC KAI sudah mendirikan LBH untuk memberikan bantuan hukum kepada masyarakat kecil,” Ujar Mia Lubis, Sabtu (16/11/2019).

Menurut Mia Lubis, LBH yang berdiri di setiap daerah harus bersinergi dengan Pemda setempat. Hal tersebut penting untuk dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat kecil, khususnya terkait bantuan hukum bisa efektif.

Bahkan Mia Lubis berencana bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk membicarakan lembaga bantuan hukum di tingkat DPD atau provinsi.

"Tak hanya di tingkat cabang, di tingkat Provinsi atau DPD juga. Saya akan segera menemui ibu Gubernur Jatim untuk membahas kerja sama bantuan hukum,"  paparnya.

Mia Lubis mengungkapkan jika KAI yang saat ini memiliki lebih dari 30 ribu anggota harus mendorong penegakkan etika profesi advokat. Sehingga terwujud advokat sebagai penegak hukum yang profesional dan berintegritas.

"Karena itu seluruh anggota KAI tak boleh memikirkan uang saja. Harus membantu mereka yang tidak mampu untuk mencari keadilan. Jangan tumpul ke atas, tajam ke bawah," bebernya.

Ketua Dewan Penasihat KAI, Rusdi Taher menambahkan KAI mendorong anggotanya tetap menjaga idealisme, patriotisme, toleransi, dan nasionalisme. Menurutnya, itulah yang membedakan KAI dengan organisasi advokat lainnya.

“KAI menjadi besar karena orang yang tergabung di dalamnya tidak mendengungkan faham hedonisme. Bagi kami itu hal yang tabu,” bebernya.

Selain mendirikan LBH, mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini mengungkapkan jika KAI yang memiliki advokat senior dan berpengalaman akan berkontribusi ke negara dengan mempelopori dan membuat kajian tentang isu-isu strategis sebuah bangsa untuk memerangi radikalisme, korupsi, dan narkotika.

"Harus ada sumbangsih ke negara. Salah satunya membuat kajian tentang isu-isu strategis. Jadi KAI tidak pasif mengurusi internal organisasi. Tapi juga berperan ke masyarakat, negara, dan bangsa," tegasnya. 

Dalam Komgres Nasional Sekjen terpilih mendampingi Mia Lubis adalah Apolos Djara Bonga yang terpilih secara musyawarah dan mufakat oleh seluruh DPD KAI. 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved