Kabar Surabaya

Wagub Jatim Emil Dardak : Duta ISNU Jawa Timur Harus Bisa Tularkan Kepercayaan Diri ke Masyarakat

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pemilihan Duta Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur

Wagub Jatim Emil Dardak : Duta ISNU Jawa Timur Harus Bisa Tularkan Kepercayaan Diri ke Masyarakat
Sofyan Arif Candra Sakti
Grand Final Duta ISNU Jawa Timur di East Atrium, Grand City Mall, Surabaya, Sabtu (16/11/2019) malam. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pemilihan Duta Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur tahun 2019.

Menurut Emil, Pemilihan Duta ISNU Jawa Timur merupakan salah satu terobosan menarik generasi muda untuk mengenal Nahdlatul Ulama (NU) lebih dalam.

"Dari 1 peserta saja ada ratusan teman dan saudaranya yang mendukung, tentu impact yang muncul dari acara ini sangat besar," ucap Emil saat ditemui di sela-sela Grand Final Duta ISNU Jawa Timur di East Atrium, Grand City Mall, Surabaya, Sabtu (16/11/2019) malam.

Ajang ini menurut Emil juga merupakan sarana Nahdlatul ulama untuk meningkatkan ekonomi kreatif.

Seperti adanya desain-desain busana muslim dari ide-ide baru yang muncul di kalangan peserta, serta inovasi make up untuk para muslimah.

"Ekonomi kreatif adalah driver terbesar pembangunan ekonomi di dunia, dan Jawa Timur tidak boleh ketinggalan membuka peluang untuk pelaku ekonomi kreatif," ucap Mantan Bupati Trenggalek ini.

Emil berharap, semua kontestan nantinya bisa menularkan kepercayaan diri yang tinggi ketika berbaur dengan masyarakat.

"Bisa menunjukkan jika kerja jaman sekarang itu harus berpenampilan menarik, tidak boleh kusut. Jadi bisa membawa diri walaupun selain penampilan kompetensi juga penting karena Duta ISNU ini adalah kumpulan Sarjana yang membawa semangat Nahdlatul Ulama," ucapnya.

Sementara itu, Ketua ISNU Jawa Timur, Masoed mengungkapkan semua peserta yang mengikuti masa karantina di Pemilihan ISNU Jawa Timur  diberikan pelatihan tentang ahlul Sunnah wal jamaah, pengembangan diri, dan karakter.

"Setelah menang mereka akan kami plot menjadi PIC (Person In Charge) untuk even internasional di instansi strategis di Jawa Timur maupun nasional," lanjutnya.

Yang lebih penting lagi, nantinya Duta ISNU akan menjadi penyebar pesan toleransi, persatuan NKRI dan gotong royong serta kerukunan umat dalam bermasyarakat.

"Dunia mencari islam yang ramah Rahmatan lil alamin dan duta ISNU adalah duta untuk menyebarkan agama Islam yang ramah," lanjut Masoed.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Duta ISNU Jatim, Zahrul Azhar (Gus Hans) mengatakan, ajang tersebut diadakan untuk mengenalkan ISNU serta Islam yang damai kepada masyarakat dan generasi muda.

"Ajang ini salah satu bentuk dakwah dan kita merasa perlu berdakwah di kalangan milenial. Sebab, jika kita tidak masuk ke kalangan pop, jangan heran kalau generasi muda disusupi radikalisme,'' ujarnya. (Sofyan Arif Candra Sakti)

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved