Kabar Tulungagung

Wanita 56 Tahun Tewas di Kamar Mandi Rumah Anaknya di Desa Bono, Tulungagung

Sudarmi (56) tewas di lantai kamar mandi rumah anaknya di Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
Polres Tulungagung
Kabel dan fitting lampu yang menyebabkan korban tewas di lantai kamar mandi rumah anaknya di Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Selasa (19/11/2019) sore 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Sudarmi (56)  tewas di lantai kamar mandi rumah anaknya di Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Selasa (19/11/2019) sore.

Diduga Sudarmi meninggal dunia karena kesetrum arus listrik.

Kapolsek Boyolangu, AKP Sukirno mengatakan awalnya ada dua warga yang melihat korban masuk rumah.

“Rumah itu dalam keadaan kosong. Setelah masuk rumah, korban tidak kunjung keluar,” terang Sukirno kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (20/11/2019).

Karena penasaran, dua warga mengajak warga lain untuk masuk ke rumah tersebut.

Warga menemukan tubuh Sudarmi dalam kondisi telungkup di lantai kamar mandi.

“Kondisi tubuh korban basah kuyub. Tangan kanan korban masih memegang fitting lampu listrik,” ungkap Sukirno.

Fitting lampu itu tertindih di bawah dada korban. Sedangkan kabelnya masih terhubung dengan arus listrik.

Lalu warga mematikan aliran listrik di rumah itu.

Sudarmi sempat dibawa ke RSUD Dr Iskak. Namun kondisinya dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Hasil olah TKP dan pemeriksaan fisik, korban meninggal karena tersengat arus listrik,” tutur Sukirno.

Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban.

Luka pada tangan kanan dan dada korban terjadi karena sengatan arus listrik.

Diduga saat itu Sudarmi bermaksud memasang lampu di kamar mandi yang dalam kondisi gelap.

Fitting lampu itu terhubung dengan kabel yang menjuntai, dan bukan kabel listrik yang ditanam di dalam tembok.

Saat memasang bola lampu itulah diduga tangan korban memegang bagian yang teraliri listrik, dan langsung jatuh tengkurap.

Fitting lampu dan yang terhubung dengan kabel bermuatan listrik itu tepat di bawah dadanya.

“Keluarga korban menyadari ini kecelakaan, dan tidak ada unsur kesengajaan.”

“Keluarga juga sudah membuat surat pernyataan,” terang Sukirno.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved