Nasional

Modus Main Sunat-sunatan, 3 Bocah SD Jadi Korban Pelampiasan Nafsu Pedagang Cilor saat Jam Istirahat

Modus Main Sunat-sunatan, 3 Bocah SD Jadi Korban Pelampiasan Nafsu Pedagang Cilor saat Jam Istirahat

Tribunnews.com
Ilustrasi - Modus Main Sunat-sunatan, 3 Bocah SD Jadi Korban Pelampiasan Nafsu Pedagang Cilor saat Jam Istirahat 

SURYAMALANG.COM - Modus main sunat-sunata, 3 orang bocah SD menjadi korban pelampisan nafsu seorang pedagang cilor

Aksi bejat sang pedagang cilor kepada 3 bocah yang masih duduk di bangku SD itu terjadi saat jam istirahat. 

Dengan modus bermain sunat-sunatan, penjual cilor itu pun menipu 3 bocah SD untuk menjadi alat melampiaskan nafsunya. 

Aksi bejat penjual color ini terjadi di sekitar lokasi SDN 06 Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat pada, Selasa (26/11/2019).

Pelaku yang diketahui berinisial YS melapiaskan nafsunya dengan mencabuli tiga siswi sekolah dasar. 

Tiga korban yang masih SD ini berinisial  AAL (7), CAF (6) dan KAS (5).

Pedagang cilor yang mencabuli 3 siswi di Cengkareng
Pedagang cilor yang mencabuli 3 siswi di Cengkareng (KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJAR)

Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri membenarkan adanya pelaku pencabulan kepada tiga bocah tersebut.
Ketiga siswi dicabuli saat jam istirahat sekolah di dalam Masjid Rawudatul Jannah.

"Korban diajak oleh pelaku bermain sunat-sunatan," kata Khoiri saat dikonfirmasi Rabu (27/11/2019) dikutip dari Kompas.com dalam berita berjudul "Berkedok Main Sunat-sunatan, Pedagang Martabak Cilor Cabuli 3 Siswi SD".

Kronologi Kejadian

Saat korban menyambut baik ajakan YS, pelaku mengajak ketiganya masuk ke dalam gudang masjid.

Halaman
1234
Penulis: Frida Anjani
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved