Breaking News:

Malang Raya

Presiden & Wapres RI Kawal Langsung Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia

Presiden dan wakil presiden (wapres) Indonesia memimpin langsung upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

SURYAMALANG.COM/Bella Ayu Kurnia Putri
Wapres Prof Dr KH Ma’ruf Amin 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Presiden dan wakil presiden (wapres) Indonesia memimpin langsung upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Wapres Prof Dr KH Ma’ruf Amin mengatakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah fokus pada empat hal, yaitu pengembangan dan perluasan industri produk halal, pengembangan dan perluasan keuangan syariah, pengembangan dan perluasan dana sosial syariah, dan pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah.

“Pengembangan dan perluasan industri produk halal menjadi penting karena kita tidak ingin hanya menjadi konsumen,tapi juga harus bisa jadi produsen,” ujar Maruf Amin saat sambutan di International Halal & Thayyib Conference 2019 Toward a Halal and Thayyib World: Strategies For New Halal Landscape, Rabu (27/11/2019).

KH Maruf Amin mengatakan pengembangan dan perluasan keuangan syariah juga masih jauh dari potensinya.

Market share keuangan di Indonesia sampai Januari 2019 baru mencapai 8,6%, termasuk perbankan dan asuransi.

“Pengembangan dan perluasan keuangan syariah perlu terus didorong,” papar Maruf Amin.

KH Maruf Amin menyebutkan pengembangan dan perluasan dana sosial syariah juga masih jauh dari potensinya.

Menurutnya, pengumpulan zakat,infak,dan sedekah (ZIS) sudah melebihi target Rp 8 triliun pada tahun 2018.

“Tapi, jumlah itu hanya 3,5 % dari perkiraan potensi zakat nasional 2018 yang sebesar Rp 230 triliun,” terangnya.

Menurutnya, perlu upaya untuk pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah, baik usaha menengah ataupun usaha besar.

“Pengembangan juga diperlukan untuk mendorong Usaha Mikro dan Kecil (UMK) lain,” katanya.

KH Maruf Amin mengatakan presiden RI dan wapres akan mengawal langsung upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

“Usulan revisi Peraturan Presiden nomor 91/2016 nanti mencakup perluasan lingkup keuangan syariah menjadi lingkup ekonomi dan keuangan syariah,” tuturnya.

Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved